KABUL – matawarta.com : Ledakan besar terjadi di luar masjid kawasan Herat. Kota di bagian barat Afghanistan itu pun berduka.
Ledakan terjadi pada Jumat (2/9/2022). Persis terjadi sebelum ibadah salat Jumat. Banyak orang sudah mulai ramai di luar masjid untuk segera sembahyang.
Abdul Nafi Takor, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Taliban, mengungkapkan jumlah korban yang sementara ini sudah teridentifikasi. Baik korban tewas maupun luka-luka.
“Ada 18 korban tewas dan 23 terluka,” ucap Abdul Nafi Takor. Namun sumber lain dari Al Jazeera menyebutkan jumlah korban tewas mencapai 28 jiwa dan 45 luka-luka.
Hingga berita ini diturunkan belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab. Termasuk apakah ini bom bunuh diri atau bom yang diletakkan di tempat tertentu.
Sementara juru bicara kepolisian Herat, Mahmood Rasoli, mengatakan satu di antara korban tewas adalah ulama pendukung Taliban, Mujib Rahman Ansari. Ulama tersebut tewas bersama beberapa pengawalnya.
Ada kabar dugaan pelaku peledakan adalah cabang lokal ISIS. Seperti diketahui sejak Taliban menguasai Afghanistan, ISIS menjadi salah satu pihak yang menyatakan perlawanan dan perang terbuka.*(WAH)
