JAKARTA – matawarta.com : Pendaftaran Program Subsidi Tepat untuk BBM terus dilakukan. Hasilnya sejak akhir Agustus 2022 lalu, baru terdaftar lebih dari 1 juta pendaftar.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menjelaskan Program Subsidi Tepat ini bertujuan untuk mendata kendaraan yang menggunakan Pertalite dan Solar.
“Pertamina perlu mendata konsumsi BBM bersubsidi sehingga penyalurannya bisa lebih termonitor dan mencegah adanya kecurangan atau penyalahgunaan di lapangan,” katanya.
“Saat ini fokusnya masih pada pendaftaran dan sosialisasi, memastikan kesiapan sistem serta operasional di lapangan sambil terus memantau perkembangan revisi Peraturan Presiden No. 191 Tahun 2014 yang menjadi regulasi acuan penetapan penyaluran BBM bersubsidi,” tambahnya.
Hingga akhir Agustus kemarin sudah lebih dari 1 juta unit kendaraan yang didaftarkan dalam Program Subsidi Tepat. Dari seluruh kendaraan tersebut sedikit ada pergeseran, saat persentase jenis kendaraan Pertalite hampir 70 persen dan kendaraan pengguna Solar subsidi yang didaftarkan meningkat menjadi lebih dari 30 persen.
“Dari data tersebut, untuk Pertalite yang mendaftar masih didominasi pengguna pribadi. Sedangkan untuk Solar komposisinya cukup seimbang antara pengguna pribadi maupun kendaraan umum,” tutur Irto.*
