Komitmen KPK Selidiki Harta Tidak Wajar Milik Rafael Alun

MataWarta.com; JAKARTA – Mantan Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Ditjen Pajak Jakarta Selatan II, Rafael Alun Trisambodo baru saja rampung menjalani proses pemeriksaan terkait dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Proses pemeriksaan terhadap Rafael berlangsung kurang lebih selama 12 jam lamanya. Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan pihaknya akan lakukan percepatan dalam proses pemeriksaan terkait harta kekayaan milik Rafael Alun yang bernilai fantastis.

Hal itu dilakukan untuk menemukan ada atau tidaknya tindak pidana pada harta kekayaan Rafael Alun.

“Kami percepat pendalaman untuk menemukan peristiwa pidana dan pihak yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” kata Ali Fikri saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat 24 Maret 2023 malam.

Ali mengatakan masih belum bisa merinci terkait pemeriksaan terhadap proses penyelidikan harta kekayaan Rafael Alun.

“Mengenai materi permintaan keterangan kegiatan penyelidikan tentu tidak bisa kami sampaikan saat ini,” kata dia. Namun, Ali menyebut KPK akan berkomitmen untuk melakukan penyelesaian terkait dengan harta kekayaan yang bernilai fantastis milik Rafael Alun.

KPK pun bakal menelusuri adanya unsur pidana yang terdapat pada Safe Deposit Box tersebut dalam harta kekayaan yang bernilai fantastis milik Rafael Alun.

“Saya kira itu bagian dari materi proses penyelidikan yang kami lakukan,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri kepada wartawan pada Jumat 17 Maret 2023.

Namun demikian, Ali masih enggan merinci lebih jauh terkait hal tersebut. Pasalnya, kini harta kekayaan Rafael Alun yang bernilai fantastis itu masih dalam proses penyelidikan KPK.

Maka dari itu, KPK tidak ingin mengungkap soal Safe Deposit Box yang dimaksud itu kepada publik, karena berpotensi akan mengganggu proses penyilidikan.

“Penyelidikan itu merupakan proses yang harus senyap dan sunyi. Karena ini adalah proses mencari peristiwa pidana. Kalau kami sampaikan kepada publik, nanti prosesnya akan terganggu,” kata Ali.

“Pasti nanti pada saatnya, jika waktunya tepat, kami akan sampaikan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *