MataWarta.com; JAKARTA – Partai Gerindra mengaku enggan mencampuri hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait reshuffle kabinet. Gerindra menyerahkan semua keputusan reshuffle kepada Jokowi.
“Kami serahkan kepada Pak Presiden yang mempunyai hak prerogatif dan kita akan tunggu saja kapan Pak Presiden membutuhkan reshuffle,” kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 6 Maret 2023.
Wakil Ketua DPR RI ini juga tak mau merespons kabar perombakan kabinet akan dilakukan pada rabu pon. Menurut dia, Jokowi tahu waktu terbaik melakukan reshuffle.
“Ya saya berulang kali menyatakan itu mau rabu pon, rabu pahing, rabu legi itu juga soal reshffle adalah hak prerogatif daripada Pak Presiden Jokowi,” ujarnya.
Dasco juga mengaku belum mendapat informasi adanya perombakan Kabinet Indonesia Maju.
Khususnya, setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meengundurkan diri secara lisan. “Kapan Pak Presiden membutuhkan, beliau pasti akan melakukan, demikian,” kata Dasco.
Sebelumnya diberitakan, Direktur Eksekutif Para Syndicate Ari Nurcahyo memprediksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle terhadap menteri atau perombakan kabinet pada 8 Maret 2023 atau 12 April 2023. “
Kemungkinannya antara 8 Maret atau 12 April. 8 Maret itu situasi masih sebelum bulan Ramadhan, tetapi nanti 12 April itu masih situasi di bulan Ramadhan,” ucap Ari Nurcahyo dalam webinar bertajuk, “MARET: Bulan Reshuffle dan Koalisi Menuju Laga Pilpres”, dipantau di kanal YouTube PARA Syndicate, dari Jakarta, Rabu, 1 Maret 2023
