Matawarta.com, JAKARTA– Ormas Gerakan Rakyat memiliki slogan Indonesia Menyala. Jubir dan Wakil Ketua Umum Gerakan Rakyat Yusuf Lakaseng menyebut tagline itu terinspirasi dari #IndonesiaGelap.
“Fokus kami adalah penguatan pada masyarakat sipil sebagai alat kontrol akan hak politik dan ekonomi mereka, agar demokrasi yang diperjuangkan mahasiswa pada reformasi kualitasnya tidak makin menurun, begitupun hak kesejahteraan masyarakat juga tidak makin turun. Data memperlihatkan kelas menengah kita sepuluh tahun terakhir terus turun jumlahnya,” katanya.
“Kalau mahasiswa aksi dengan tagar Indonesia Gelap maka Gerakan Rakyat menggelorakan Indonesia Menyala untuk menerangi kegelapan itu,” ujar Yusuf.
Ormas Gerakan Rakyat menunjuk Anies sebagai tokoh inspirasi. Yusuf menilai Anies memiliki gagasan yang menarik sehingga menjadi representasi dari ormas Gerakan Rakyat.
“Pak Anies itu adalah seorang inspirator, ide dan gagasannya soal membangun bangsa dengan cara yang benar bergentayangan di media sosial, pikiran dan gagasan besar Pak Anies-lah yang menuntun Gerakan Rakyat lahir dan berjuang,” kata Yusuf.
“Olehnya sesungguhnya tidak relevan lagi bertanya apa posisinya Pak Anies di Gerakan Rakyat. Pak Anies secara utuh tubuh dan pikiran besarnya adalah bagian yang utuh dari Gerakan Rakyat,” sambung Yusuf.
Peluang Jadi Parpol
Dengan terbentuknya ormas Gerakan Rakyat, lantas apakah nantinya bakal menjadi parpol? Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Sahrin Hamid enggan menjawab, termasuk peluang mengusung Anies di Pilpres 2029
“Kita masih fokus di gerakan rakyat sebagai perkumpulan berbadan hukum. Kita masih konsolidasi gerakan rakyat sebagai organisasi kemasyarakatan,” ujarnya.
Anies pun mengaku belum berpikir ormas Gerakan Rakyat menjadi partai pengusungnya. Ia menyebut rencana itu terlalu jauh.
