Matawarta.com, JAKARTA– Polisi mengungkapkan penyebab kebakaran Glodok Plaza di Taman Sari, Jakarta Barat. Hubungan arus pendek atau korsleting di belakang videotron menjadi awal percikan api.
“Dari hasil Labfor itu ada hubungan arus pendek di belakang videotron, jadi ada kabelnya di belakang videotron tersebut, ada kabel di situ, hubungan arus pendek yang mengakibatkan percikan api, lalu kurang lebih ada berapa meter ada panel besar,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung di Glodok Plaza, Jakarta Barat, Jumat (21/2).
Untuk menyelidiki lebih dalam, polisi telah memeriksa 42 saksi mulai dari pengelola gedung, manajemen diskotek Tiyara, ahli, hingga para pengunjung yang selamat.
Arfan menyebut polisi akan kembali melakukan olah tempat kejadian (TKP) setelah proses pembersihan lokasi kebakaran selesai.
“Untuk waktunya tunggu pembersihan dulu. Kalau misalnya sudah clear untuk bersih-bersih yang ada di dalam lantai 7, 8, 9 nanti kami akan melaksanakan olah TKP berdasarkan hasil pembersihan, dari saksi-saksi yang kami sudah periksa,” katanya.
Kebakaran di Glodok Plaza terjadi pada 15 Januari 2025. Titik awal api diduga berasal dari lantai 7 dan 8 Glodok Plaza.
Polisi mendapatkan laporan ada 14 orang hilang. Sementara itu, RS Polri Kramat Jati juga telah menerima 14 kantong jenazah yang berisi body part korban.
Polisi sejauh ini baru berhasil mengidentifikasi enam korban kebakaran Glodok Plaza. Mereka yakni Zukhi Fitria Rahdja, laki-laki usia 42 tahun; Aulia Belinda Kurapak, perempuan usia 28 tahun; serta Osima Yukari, perempuan usia 29 tahun; Desty Eka Putri S, perempuan usia 24 tahun; Keren Shallom Jeremiah, perempuan usia 21 tahun; dan Ade Aryati, perempuan usia 30 tahun.
