Korban Bencana di Aceh-Sumatera Terus Bertambah, BNPB Catat 72 Jiwa Melayang

Matawarta.com, JAKARTA – Gelombang bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kembali memperlihatkan betapa rentannya kawasan tersebut terhadap cuaca ekstrem. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data korban, dan angkanya kian mengkhawatirkan: total 72 orang kehilangan nyawa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan data yang masuk dari berbagai daerah terus bergerak. Laporan terbaru dari Bupati Tapanuli Tengah pada Kamis (27/11) malam mencatat 34 kematian di wilayah itu, sementara 33 warga lainnya masih belum ditemukan setelah tersapu banjir.

“Jika ditotal, jumlah korban meninggal di Sumatera Utara sudah mencapai 57 jiwa,” ujar Abdul dalam keterangan pers, Jumat (28/11/2025).

Angka tersebut mencakup 13 korban di Tapanuli Selatan, satu korban di Pakpak Bharat, tiga korban di Tapanuli Utara, serta empat korban di Humbang Hasundutan.

Di Sumatera Barat, kabar duka juga datang dari dua wilayah. Empat warga Kota Padang dilaporkan meninggal dunia, disusul lima korban lainnya di Kabupaten Padang Pariaman, berdasarkan laporan Wakil Gubernur Sumbar.

Sementara itu, Aceh melaporkan dampak bencana di dua kabupaten: Bener Meriah dan Gayo Lues. Total enam warga meninggal dunia dan 11 lainnya masih dinyatakan hilang.

Abdul menegaskan proses pencarian dan evakuasi masih berlangsung intensif di seluruh wilayah terdampak. Cuaca yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR di lapangan.

Rangkuman Data Korban Berdasarkan BNPB

Aceh
• Meninggal: 6 orang
• Hilang: 11 orang

Sumatera Utara
• Meninggal: 57 orang

Sumatera Barat
• Meninggal: 9 orang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *