Rapat Awal Tahun, Bahlil Gaspol Target Lifting Migas dan PNBP ESDM 2026

Matawarta.com, JAKARTA– Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia langsung menggeber agenda kerja awal tahun dengan mengumpulkan jajaran pimpinan Kementerian ESDM pada Rabu (14/1/2026). Rapat tersebut menjadi momentum penyampaian arahan Presiden Prabowo Subianto terkait prioritas strategis sektor energi dan sumber daya mineral sepanjang 2026.

Bahlil menegaskan, pengarahan diberikan kepada seluruh pejabat struktural sebagai langkah awal menindaklanjuti instruksi Presiden.

“Ini awal tahun, saya kumpulkan semua pejabat ESDM, baik eselon I maupun eselon II, untuk memastikan apa saja yang harus kita kerjakan ke depan sesuai arahan Bapak Presiden,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

Dalam rapat itu, Bahlil menyebut pencapaian target lifting migas menjadi fokus utama. Selain itu, pemerintah juga menaruh perhatian pada optimalisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) serta percepatan program hilirisasi agar sektor ESDM memberikan nilai tambah maksimal bagi perekonomian nasional.

Ia mengingatkan peran Kementerian ESDM sangat strategis karena berkaitan langsung dengan amanat konstitusi. “Kementerian ESDM ini menjalankan Pasal 33 UUD 1945, jadi tidak boleh dikerjakan setengah-setengah,” tegasnya.

Bahlil menambahkan, dirinya berkewajiban menerjemahkan arahan Presiden secara utuh dan memastikan seluruh jajaran bergerak dalam satu komando.

“Apa yang diperintahkan Bapak Presiden Prabowo harus saya jabarkan dengan jelas kepada seluruh aparat di Kementerian ESDM,” katanya.

Selain migas dan hilirisasi, pengembangan energi baru terbarukan juga menjadi pembahasan. Bahlil mengungkapkan telah memerintahkan penyusunan peta jalan pengembangan bioetanol yang ditargetkan mulai berjalan pada 2028.

“Baru selesai rapat, saya langsung minta roadmap-nya disusun, termasuk mandatori bioetanolnya,” pungkas Bahlil. (paz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *