Matawarta.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen partainya untuk terus berdiri di belakang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan ini disampaikan Bahlil menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang secara terbuka mendukung kelanjutan kepemimpinan Prabowo-Gibran.
Menurut Bahlil, sikap Golkar bukan sekadar keputusan politik sesaat, melainkan bentuk tanggung jawab terhadap pilihan partai sejak awal mengusung pasangan tersebut dalam kontestasi Pilpres.
“Golkar sebagai partai politik yang mengusung Presiden Prabowo-Gibran dan Wakil Presiden Mas Gibran, konsekuensi dari partai yang telah mengusung, harus mendukung sampai selesai,” kata Bahlil saat ditemui wartawan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Ia menjelaskan, sikap partai berlambang pohon beringin itu berlandaskan hasil Musyawarah Nasional (Munas) Golkar, yang telah memutuskan dukungan penuh terhadap pemerintahan yang sedang berjalan. Bagi Golkar, mendukung pemerintah berarti menopang kepemimpinan presiden dan wakil presiden secara menyeluruh.
“Apalagi Golkar dalam munasnya itu mendukung pemerintahan. Yang namanya pemerintahan itu adalah presiden dan wakil presiden. Nama presiden kita adalah Pak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden,” jelasnya.
Bahlil kembali menegaskan, partainya tidak memiliki keraguan untuk mengawal pemerintahan hingga masa jabatan berakhir.
“Ya kita dukung mereka sampai selesai,” tegasnya.
Sikap dukungan terhadap Prabowo-Gibran sebelumnya juga disampaikan Jokowi. Hal itu bahkan sempat menjadi topik pembicaraan ketika Jokowi bertemu Prabowo dalam sebuah acara pernikahan sekretaris pribadi Prabowo.
Jokowi mengakui adanya pembahasan khusus saat pertemuan tersebut, meski ia enggan membeberkan detailnya.
“Pembicaraan khusus ya pasti ada. Loh, namanya pembicaraan khusus, masa disampaikan. Ya, khusus juga untuk kita, dan untuk saya dan Pak Prabowo,” ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, seperti dilansir detikJateng, Jumat (30/1). (mua)
