Arus Mudik Lebaran Meningkat, 1,1 Juta Kendaraan Tercatat Tinggalkan Jakarta

Matawarta.com, JAKARTA – Gelombang eksodus Lebaran dari Jakarta mulai tak terbendung. PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan jumlah kendaraan yang sudah keluar dari wilayah ibu kota menembus 1,1 juta unit, angka yang setara dengan sekitar sepertiga dari total prediksi arus mudik tahun ini.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut pergerakan kendaraan terus merangkak naik dan menunjukkan tren peningkatan tajam dibanding hari-hari sebelumnya.

“Per pukul 22.00 tadi malam, kendaraan yang meninggalkan Jakarta sudah mencapai 1,1 juta atau 32% dari proyeksi. Angka ini terus bertambah,” ujarnya saat memantau situasi di Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (17/3/2026).

Lonjakan arus ini membuat berbagai strategi pengaturan lalu lintas langsung digulirkan. Pemberlakuan one way nasional di jalur Trans Jawa disiapkan untuk menahan potensi kemacetan parah yang diprediksi terjadi dalam waktu dekat.
Rivan memperkirakan tekanan arus mudik masih akan meningkat dalam hitungan jam.

“Dengan one way tahap awal ini, angka kendaraan keluar Jakarta diperkirakan bisa naik hingga 34% atau sekitar 1,2 juta kendaraan,” jelasnya.

Tak hanya pengaturan jalur, kesiapan fasilitas bagi pemudik juga menjadi perhatian. Rest area di dua arah jalur tol dipastikan disiagakan agar pengendara tetap memiliki ruang istirahat selama skema satu arah berlangsung.
Secara keseluruhan, perjalanan mudik tahun ini diproyeksikan mencapai 143,9 juta pergerakan masyarakat, dengan sekitar 3,5 juta kendaraan berasal dari Jakarta.

Sementara itu, kepadatan yang mulai terasa sejak dini hari memaksa aparat menerapkan contraflow di Km 55-70 Tol Jakarta-Cikampek menuju arah Trans Jawa sejak Selasa malam.
Irjen Agus dari Korlantas Polri menegaskan langkah ini diambil untuk menjaga arus tetap mengalir.

“Contraflow kami lakukan untuk mengatur kendaraan yang mengarah ke Trans Jawa,” katanya.

Selain contraflow, one way parsial juga masih berlangsung di Km 70 hingga Km 263 Tol Trans Jawa sejak Selasa sore. Skema berlapis ini menjadi kunci untuk menahan ledakan volume kendaraan yang diperkirakan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan. (mua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *