Heboh Lele Mentah Jadi Menu MBG, BGN: Untuk Lauk Buka Puasa

Matawarta.com, JAKARTA – Kehebohan soal menu makan bergizi gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendapat tanggapan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Menu lele yang dibagikan dalam kondisi mentah disiapkan untuk siswa saat berbuka puasa.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan lele tersebut tidak dimaksudkan untuk dikonsumsi langsung di sekolah. Menu itu justru disiapkan agar bisa dibawa pulang oleh para siswa sebagai lauk saat berbuka atau sahur.

“Menu itu memang disiapkan sebagai lauk di rumah saat buka puasa,” ujar Nanik kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).

Meski demikian, BGN mengakui ada kekeliruan dalam mekanisme pembagian paket makanan tersebut. Nanik menegaskan program MBG seharusnya diberikan setiap hari dan tidak boleh dibagikan sekaligus untuk beberapa hari selama siswa masih masuk sekolah seperti biasa.

Ia mengatakan pihaknya sudah menegur pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait pembagian yang dirapel selama tiga hari.

“Kalau anak-anak tetap masuk sekolah setiap hari, sebenarnya MBG tidak boleh dirapel. Kami sudah menegur kepala SPPG terkait hal itu,” katanya.

BGN juga menjelaskan alasan pemilihan lele marinasi sebagai menu dalam paket MBG di Pamekasan. Menurut Nanik, cara ini dipilih untuk menjaga kualitas makanan saat dibawa pulang oleh siswa.

Jika ikan dimasak terlebih dahulu, dikhawatirkan kondisinya akan menjadi dingin dan kurang layak saat tiba di rumah.

“Kalau dimasak dulu bisa jadi dingin saat dibawa pulang. Dengan dimarinasi, siswa bisa langsung menggorengnya saat buka puasa atau sahur,” jelasnya.

Sebelumnya, video penolakan paket MBG di SMA Negeri 2 Pamekasan sempat ramai di media sosial. Dalam video tersebut, pihak sekolah menolak paket makanan yang dikirim karena dinilai tidak layak dibagikan kepada siswa.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (9/3/2026).

Paket makanan yang dikirim dari dapur SPPG disebut berisi dua potong tempe, dua potong tahu, serta satu ekor lele dalam kondisi mentah. Pihak sekolah khawatir ikan tersebut dapat cepat membusuk dan berpotensi merusak makanan lain jika tetap dibagikan kepada siswa.

“Lele yang masih hidup ini diperkirakan akan membusuk sekitar pukul 12.00 siang dan bisa merusak makanan lainnya. Kami mengambil keputusan ini demi keselamatan anak-anak,” ujar perwakilan sekolah dalam video yang beredar. (mua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *