Matawarta.com, JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas puluhan ribu peserta program Mudik Lebaran Gratis 2026 dengan pesan yang cukup menohok. Dalam momen pelepasan di Jakarta, ia mengingatkan para pemudik agar tidak sembarangan membawa teman kembali ke Ibu Kota jika belum memiliki kepastian pekerjaan.
Sebanyak 19.870 warga diberangkatkan menuju berbagai daerah di Jawa Tengah melalui ratusan armada bus. Di hadapan para pemudik, Luthfi menegaskan pentingnya realistis dalam merencanakan masa depan setelah Lebaran.
“Kalau nanti balik ke Jakarta, jangan bawa teman kalau belum jelas kerjanya,” ujar Luthfi di lokasi pelepasan di kawasan TMII, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai peluang kerja bagi masyarakat di daerah asal. Ia bahkan mengajak warga untuk tetap membangun karier di kampung halaman ketimbang nekat merantau tanpa kepastian.
“Kerja saja di kampung sendiri, nanti kami bantu carikan. Daripada ke Jakarta tapi belum tentu dapat pekerjaan,” tegasnya.
Luthfi juga menekankan langkah tersebut sekaligus sebagai bentuk kepedulian agar tidak menambah beban daerah lain, terutama Jakarta, yang selama ini menjadi tujuan utama urbanisasi pasca-Lebaran.
Pemprov Jateng, lanjutnya, telah menyiapkan program pelatihan kerja seperti Balai Latihan Kerja (BLK), pendidikan vokasi, hingga dukungan dari dinas terkait untuk memastikan masyarakat siap mengisi lapangan kerja di daerah.
Pelepasan mudik gratis ini dilakukan secara simbolis melalui pengibaran bendera tanda keberangkatan (flag off). Ratusan bus yang membawa pemudik dijadwalkan masuk wilayah Jawa Tengah dengan harapan seluruh peserta tiba dengan selamat.
Selain pemberangkatan dari Jakarta, program serupa juga digelar di Bandung. Tak hanya bus, Pemprov Jateng turut menyediakan fasilitas mudik gratis menggunakan kereta api guna memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat. (paz)
