Kalah dari Malaysia, Timnas U-17 di Ujung Tanduk! Duel Kontra Vietnam Jadi Hidup-Mati

Matawarta.com, JAKARTA – Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia bukan sekadar hasil buruk, ini jadi alarm keras bagi Kurniawan Dwi Yulianto dan pasukannya jelang laga hidup-mati melawan Vietnam di Piala AFF U-17 2026.

Alih-alih tampil tajam, Garuda Muda justru tumpul di depan gawang di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Kamis malam. Peluang demi peluang terbuang percuma, memperlihatkan masalah klasik: finishing buruk dan keputusan yang sering keliru di momen krusial.

“Kami menciptakan banyak peluang, tapi penyelesaian akhir masih jadi pekerjaan rumah besar. Ini harus segera dibenahi sebelum lawan Vietnam,” tegas Kurniawan.

Tak hanya soal ketajaman, Kurniawan juga menyoroti rapuhnya fondasi permainan timnya. Akurasi umpan, kontrol bola, hingga pengambilan keputusan dinilai belum berada di level yang dibutuhkan untuk bersaing di papan atas.

Yang paling mengkhawatirkan, kesalahan-kesalahan mendasar justru jadi pintu masuk lawan untuk menghukum Indonesia. Padahal, strategi menghadapi Malaysia, yang mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat sudah diprediksi sejak awal.

“Kami sudah tahu mereka akan main low block dan counter attack. Tapi tetap saja ada kesalahan yang tak boleh terulang,” ujarnya.

Situasi di klasemen kini makin menekan. Indonesia terlempar ke posisi ketiga dengan tiga poin, kalah head-to-head dari Malaysia yang menempati peringkat kedua. Sementara Vietnam tampil ganas di puncak setelah membantai Timor Leste tanpa ampun mengoleksi enam poin dan mencetak total 14 gol tanpa kebobolan.

Artinya, laga terakhir melawan Vietnam bukan lagi sekadar pertandingan, melainkan penentuan nasib. Menang atau tersingkir. (mua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *