Marcos Santos Bongkar Senjata Mematikan Persija, Arema FC Siapkan Strategi Perlawanan

Matawarta.com, MALANG – Arema FC tak ingin menjadi korban keganasan Persija Jakarta saat kedua tim bentrok pada pekan keenam Super League 2026/2027.

Pelatih Singo Edan Marcos Santos menyoroti kecepatan transisi dan agresivitas pressing Macan Kemayoran yang dinilai bisa menjadi ancaman serius.

Persija akan menjamu Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10) malam. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Shin Tae-yong diprediksi tampil agresif demi mengamankan kemenangan.

Marcos Santos menyadari Persija bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Selain memiliki organisasi permainan yang solid, Persija juga dinilai mampu memberikan tekanan intensif begitu kehilangan penguasaan bola.

“Kami tahu tim Persija punya transisi yang sangat bagus. Punya pressing yang sangat kuat setelah kehilangan bola, dan tim yang disusun sangat rapi serta siap,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.

Namun, Arema FC tak datang ke Bekasi hanya untuk bertahan menghadapi tekanan tuan rumah. Marcos menegaskan Singo Edan memiliki karakter permainan sendiri yang akan menjadi senjata untuk meredam kekuatan Persija.

Dia menilai, keberhasilan Arema menjalankan strategi yang telah dipersiapkan selama latihan bakal menentukan peluang mereka membawa pulang poin.

“Kami bekerja dengan baik, Arema punya model permainan sendiri dan akan mengikuti rencana permainan. Jika kami berhasil mengeksekusi apa yang dilatih, saya pikir kami punya peluang besar untuk bersaing ketat di laga ini,” katanya.

Selain kecepatan dan pressing Persija, Marcos juga mewaspadai tekanan yang muncul ketika bermain di kandang lawan. Dukungan suporter tuan rumah berpotensi membuat pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal.

Karena itu, Arema tak hanya mematangkan strategi di lapangan, tetapi juga mempersiapkan mental pemain agar tetap tenang dalam situasi sulit.

Marcos mengungkapkan tim pelatih telah melakukan sejumlah penyesuaian taktik untuk mengantisipasi karakter permainan Persija. Baginya, disiplin menjalankan instruksi dan menjaga emosi menjadi dua faktor penting jika Arema ingin mencuri tiga poin.

“Ini pertandingan sulit. Tapi saya percaya pada tim,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan para pemain agar tidak kehilangan konsentrasi ketika menghadapi tekanan. Kesalahan dalam menjaga organisasi permainan maupun terpancing emosi bisa membuka celah bagi Persija untuk menghukum Arema.

“Kami berhasil menyesuaikan beberapa hal secara taktik yang dibutuhkan tim, namun kontrol emosional dan organisasi taktik menjadi kunci agar bisa mencoba keluar dengan tiga poin dari laga sulit melawan Persija,” pungkas Marcos. (paz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *