Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai dunia seolah tidak berdaya menyaksikan penderitaan rakyat Palestina. Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) luar biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11).
Adapun, KTT Luar Biasa OKI itu digelar untuk merespons situasi krisis di Gaza akibat serangan Israel.
“Saya baru saja menghadiri KTT Luar Biasa OKI di Riyadh, Saudi Arabia yang diselenggarakan secara khusus untuk membahas kondisi di Palestina,” kata Jokowi dalam keterangannya video di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/11).
“Saat KTT saya menyampaikan secara jujur bahwa dunia seolah tidak berdaya menyaksikan penderitaan rakyat Palestina,” sambungnya.
Jokowi mengajak negara-negara anggota OKI untuk bersatu dan berada di barisan terdepan demi memperjuangkan keadilan bagi rakyat Palestina. Menurutnya, gencatan senjata harus segera diwujudkan, bantuan kemanusiaan harus dipercepat dan diperbanyak, serta perundingan damai harus segera dimulai.
“Fasilitas publik dan kegiatan kemanusiaan tidak boleh menjadi sasaran serangan, dan Israel harus bertanggung jawab atas kekejaman yang telah dilakukan,” ucapnya.
“Alhamdullilah, KTT OKI menghasilkan resolusi yang berisi pesan yang sangat kuat untuk dunia,” sambungnya.
