Ada Mobil Pelat Dinas Militer di Lokasi Penggerebekan Sindikat Uang Palsu

Kodam Jaya angkat bicara terkait adanya mobil Hilux Double Cabin berwana hijau dengan pelat dinas TNI yang terparkir di Kantor Akuntan Publik Umar Yadi, Jalan Srengseng Raya, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Kantor tersebut merupakan lokasi penggerebekan sindikat peredaran uang palsu. Kantor tersebut telah disalahgunakan oleh para tersangka sebagai tempat penyimpanan uang palsu senilai Rp22 miliar.

Panglima TNI Sebut Masyarakat Sipil Bisa Ikut ke Gaza Bantu Warga Palestina
Dalam kasus ini, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara tiga orang sisanya telah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

Terkait hal ini, Kapendam Jaya, Kolonel Inf Deki Rayusyah Putra membenarkan bahwa mobil tersebut teregister di dalam daftar Kapaldam Jaya (Kepala Peralatan Kodam Jaya).

“Kami selaku TNI, khususnya AD dari beberapa rekan media pernah bertanya kepada kami terkait ada di TKP terdapat satu mobil jenis Hilux berpelat nomor dinas. kebetulan nomor dinas di situ tertera jelas punya milik Kodam Jaya. Kami izin menyampaikan bahwa benar adanya,” kata Deki dalam keterangannya, Jumat (21/6/2024).

Deki mengatakan, pemilik mobil pelat dinas militer tersebut adalah Kolonel CHB yang sudah pensiun pada 2021 lalu. Sedangkan, nomor dinas terdaftar dari tahun 2020 dan masa berlakunya sudah habis di tahun 2021.

“Berarti nomor tersebut sudah tidak sah digunakan dan mobil tersebut juga dia hanya meminjam nomor polisi untuk kegiatan dinas seharusnya,” ujar Kapendam Jaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *