Terbakar Api Cemburu, Suami Bunuh Istri di Pulogadung

Ilustrasi Pembunuhan

Seorang ibu rumah tangga tewas di tangan suaminya sendiri. Kepolisian mengungkap pembunuhan ini bermotif cemburu karena diduga korban punya pria idaman lain. Faktanya, istrinya sama sekali tidak berselingkuh.

Hal itu diketahui setelah tersangka pembunuhan ditangkap oleh jajaran Polsek Pulogadung bersama Polres Metro Jakarta Timur.

“Si tersangka dan menuduh dia telah berselingkuh dan telah hamil dua bulan, itu tuduhan dan asumsi daripada tersangka,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly saat konferensi pers, Selasa (2/7/2024).

Peristiwa pembunuhan terjadi di Jalan Al Mujahidin, Pulogadung, Jakarta Timur pada Minggu sore 30 Juni 2024. Korban tinggal bersama suami dan anak perempuan yang berumur 8 bulan.

Kejadian Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dilakukan tersangka selesai melakukan hubungan suami-istri. Tersangka kala itu melihat korban memegang ponsel hingga timbullah rasa cemburu.

“Dan menuduh korban telah melakukan perselingkuhan dengan orang lain dan sedang hamil 2 bulan dengan PIL, pria idaman lain,” ujar dia.

Nicolas mengatakan, korban dengan tersangka terlibat cek-cok mulut. Karena korban bersikukuh tak melakukan perselingkuhan. Sehingga, terjadilah penganiayaan yang berujung pada tewasnya korban.

“Tersangka mencekik leher korban dan menjatuhkan ke lantai saat korban lunglai di lantai tersangka melakukan pemukulan sebanyak 2 kali ke arah muka atau wajah kepala daripada si korban akhirnya bersimbah darah,” ujar Nicolas.

Nicolas mengatakan, tersangka membiarkan korban dalam keadaan tak berdaya, dan mengadukan tindakan ke ayah kandungnya melalui sambungan telepon.

“Tersangka menelepon ayahnya dan memberitahukan bahwa tersangka sudah berhasil membunuh korban karena rasa cemburunya itu,” ujar dia.

“Dia hanya memberitahukan supaya ayahnya datang ke TKP dan melihat keadaan itu, dan ayahnya pun kaget dan setelah itu ayahnya membantu korban dan anaknya yang masih umur 8 bulan itu dibawa oleh ibunya untuk dirawat,” sambung Nicolas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *