Matawarta.com, JAKARTA– Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memberikan respons langsung terhadap aksi mahasiswa yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Ia menerima sejumlah perwakilan mahasiswa untuk berdialog di kantornya.
Dalam pertemuan itu, Gibran menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik dan masukan yang disampaikan mahasiswa. Bahkan, ia mengaku senang melihat mahasiswa tetap aktif mengawasi jalannya pemerintahan.
“Saya senang, ini mahasiswa kritis, ikut mengevaluasi, ikut memberikan saran,” kata Gibran saat audiensi dengan mahasiswa.
Sebelum dialog dimulai, Gibran menyambut para mahasiswa yang datang mengenakan almamater kampus. Ia sempat menanyakan asal universitas mereka dan jumlah peserta yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Ketika mengetahui sebagian besar mahasiswa masih berada di luar gedung, Gibran menyampaikan permintaan maaf karena tidak semua peserta aksi dapat masuk mengikuti audiensi.
“Ini maaf ya, nanti sampaikan salam sama yang di luar ya. Mahasiswa nggak bisa masuk semua,” ujar putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu.
Dalam kesempatan yang sama, Gibran juga menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan mahasiswa. Menurutnya, kritik dan evaluasi merupakan bagian penting dalam menjaga serta memperbaiki hasil pembangunan yang telah berjalan.
“Hari ini saya terima kasih sekali dapat masukan-masukan. Sampaikan saja. Sudah kita capai sekarang, apa yang sudah dibangun itu ya kita rawat bersama,” ucapnya.
Sikap terbuka Gibran tersebut mendapat perhatian dari peserta audiensi. Koordinator Aksi Mahasiswa, Abdi Maludin, mengungkapkan Wakil Presiden mencatat langsung berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa selama pertemuan berlangsung.
Menurut Abdi, setiap poin aspirasi ditulis Gibran dalam buku kecil yang dibawanya sebagai bahan evaluasi terhadap berbagai persoalan yang disorot mahasiswa.
“Respon Bapak Wapres sangat baik. Beliau mencatat poin-poin tuntutan yang kami sampaikan untuk menjadi bahan perbaikan dan evaluasi ke depan,” kata Abdi usai pertemuan. (mua)
