Ketika Menpora dan Rektor UGM Saling Balas Pujian

Rektor UGM Profesor Panut Mulyono

YOGYAKARTA – Rektor UGM Panut Mulyono mengaku bangga terhadap Menpora Zainudin Amali. Kebanggaan itu disampaikan saat memberi sambutan dalam kunjungan Menpora di Kampus Biru, Jumat (25/3).

“UGM bangga atas kedatangan Menpora ke sini. Pertama karena menjalin kerja sama dengan UGM di bidang kepemudaan dan keolahragaan,” kata Rektor Panut Mulyono.

“Ini merupakan bentuk kerja sama untuk meningkatkan peran pemuda dan olahraga, demi prestasi bangsa serta negara.”

“Selain prestasi, olahraga juga sebagai alat diplomasi paling ampuh,” tutur Rektor Panut.

Rektor Panut memberi contoh MotoGP Mandalika yang berlangsung sukses. Acara itu diyakini juga ada andil dari Menpora untuk Sports Tourism.

Adalagi All Indonesian Final di All England 2022 untuk sektor ganda putra. Bahkan juaranya adalah atlet baru, yaitu Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana. Artinya ada regenerasi atlet yang berjalan.

“Kami bangga Pak Menteri, sports tourism yang selalu didengungkan sukses di MotoGP Mandalika, demikian juga keberhasilan juara Ganda Putra All England yang menempatkan All Indonesia Final, bukti regenerasi atlet mulai berjalan,” tutur Rektor Panut.

Menpora pun tidak kalah memberi pujian. Rektor UGM itu disebutnya sungguh-sungguh dalam menyambut kerja sama dengan Kemenpora.

Menpora tahu di saat bersamaan ada kegiatan lain yang lebih mendesak, tetapi Rektor UGM tetap mengutamakan penandatanganan MoU dengan Kemenpora.

“Terima kasih Pak Rektor, saya dengar ada kegiatan lain, namun karena ini untuk pemuda dan olahraga, demi mengangkat harkat dan martabat bangsa, memilih hadir di sini. Ini sungguh komitmen yang luar biasa,” kata Menpora ZA.

“Jangan lupakan pula Bendera Merah-Putih berkibar dan lagu Indonesia Raya dinyanyikan di luar negeri itu karena dua hal. Pertama karena kunjungan Presiden, kedua atlet kita berprestasi juara,” tutupnya.*(WAH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *