Achsanul Qosasi BPK Tersangka, K-Conk Mania Madura United Sedih dan Panjatkan Doa

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G.

Keadaan itu membuat pendukung Madura United, klub yang dimiliki oleh Achsanul tak kuasa menahan sedih dan masih terkaget-kaget dengan kenyataan tersebut. Namun, mereka berharap Madura United masih akan terus berjuan dan melaju di sisa Liga 1 2023/2024.

Salah satu jajaran suporter Kaconk Mania Mimit menyebut apa yang terjadi kepada Achsanul tak pernah pernah terpikirkan oleh dia dan sesama pencinta Madura United. Sebab, selama ini Achsanul Qosasi menurut Mimit memiliki kedekatan tersendiri dengan suporter dan tak ada yang negatif.

“Jujur kami kaget, sedih dan kami kami sampai detik ini masih belum yakin kalau bapak terlibat seperti itu. Setahu kami, bapak Achsanul ini orangnya baik. kurus dan religius. Mudah-mudahan saja, di persidangan nanti semua terjawab,” katanya, saat dihubungi Jumat (3/11).

Mimit mengakui bawa dirinya juga sempat dikontak oleh beberapa perwakilan K-Conk Mania di seluruh kota di Indonesia. Selain itu, dia juga dihubungi oleh Kaconk Mania yang berada di Malaysia untuk sekadar berbagi cerita dan menanyakan kelanjutan kondisi Presiden Klub Madura United Achsanul Qosasi.

“Semua sama, kaget dan sedih mendalam karena Pak Achsanul mendengar berita itu,” tuturnya.

Mimit mengenang, selama ini Achsanul dikenal memiliki kecintaan besar terhadap sepak bola. Sebagian besar penghasilannya pun digelontorkan untuk memajukan sepak bola di Pulau Garam. Dia juga menyinggung, bahwa akademi Madura United, pembinaan sepak bola di Pulau Madura dan makin terkenalnya Madura di kancah sepak bola nasional tak terlepas dari tangan dingin Achsanul Qosasi.

Achsanul menurut Mimit juga memiliki garis lurus di sepak bola nasional meski sebagai anggota federasi. Sosok yang menurutnya memiliki keberanian memberikan masukan dan tak segan mengkritik federasi jika terjadi kesalahan dalam jalan organisasinya.

“Semua Kaconk Mania ikut sedih, kaget dan berdoa untuk kelancaran kasusnya pak Achsanul. Semoga di persidangan nanti, semua bisa terjawab. Beliau ini orang baik dan piunya jasa besar untuk perkembangan sepak bola di Madura,” terangnya.

Meski sedang terlanda kasus seperti ini, Mimit berharap Madura United bisa terus fokus dan jalan terus. (fer)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *