Matawarta.com, SURABAYA– Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan usai bermain imbang lawan Persita Tangerang. Pelatih Paul Munster berharap momen ini menjadi titik balik kebangkitan Persebaya.
Pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (31/1/2025), Persebaya Vs Persita berakhir imbang 1-1. Persita unggul lebih dulu melalui gol M Badrian pada menit 14, Persebaya baru menyamakan kedudukan pada menit ke-76.
Gol bunuh diri Javlon Guseynov mengubah skor menjadi 1-1.
Dengan hasil ini, Persebaya masih tertahan di peringkat ketiga klasemen Liga 1. The Green Force mengumpulkan 38 poin dari 21 pertandingan.
Target menang Persebaya pun gagal, setelah pada empat laga sebelumnya kalah. Kondisi ini lantas menjadi sorotan suporter Bonek, yang meminta pemain bermain sungguh-sungguh mengingat saat ini sudah berada di papan atas.
“Kita di babak pertama agak mengecewakan terutama kebobolan lewat setpiece corner kick,” kata Paul Munster di konferensi pers.
“Kita sudah bekerja keras, tapi tidak ada gol hingga halftime. Kita berganti pemain sedikit, karena Persita berganti jadi 5-4-1 jadi kita mencoba breakdown mereka.”
“Babak kedua, kita push untuk mencetak gol, kemudian kita cetak gol. Lalu banyak peluang, ada kena tiang, saya tak bisa menyalahkan usaha pemain.”
“Semua sudah bekerja keras. Ada pula yang comeback dari injury, kami akhirnya dapat poin.”
Meski belum memberikan kemenangan, Paul berharap hasil imbang ini menjadi awal titik balik kebangkitan Persebaya. Paul optimistis timnya bisa kembali ke jalur juara.
“Semoga ini jadi titik balik steelah kita dapat poin (setelah 4 laga kalah,” katanya.
“Kita fokus untuk Februari, selalu mengecewakan kita gagal dapat 3 poin. Tapi kita dapat 1 poin bagus untuk mencoba bangkit. Kita harus ingat, masih di peringkat 2 saat ini,” tambahnya.
