Matawarta.com, JAKARTA– Penyebab meninggalnya Paus Fransiskus akhirnya diumumkan. Vatikan memastikan wafatnya pria berusia 88 itu karena komplikasi penyakit yang dideritanya.
Berdasarkan sertifikat kematian yang dirilis Senin malam, pemimpin Gereja Katolik mengalami stroke sehingga menyebabkan koma dan gagal jantung.
Paus Fransiskus menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 07.35 pagi waktu Vatikan di kediamannya, Santa Marta.
Sebelum meninggal, Paus sempat dirawat di rumah sakit selama lima minggu lantaran pneumonia ganda bahkan hampir meninggal akibat kegagalan pernapasan.
Selain stroke dan pneumonia, sertifikat kematian juga mengungkap Paus Fransiskus menderita beberapa penyakit kronis lain yang belum pernah diumumkan secara terbuka.
Penyakit-penyakit tersebut antara lain tekanan darah tinggi (hipertensi arteri), bronkiektasis (kerusakan saluran udara di paru-paru), dan diabetes tipe 2.
Mengalami komplikasi penyakit, Paus Fransiskus kerap hadir di sejumlah acara. Sehari sebelum wafat, ia bahkan hadir di perayaan Minggu Paskah di Lapangan Santo Petrus.
