Bentangkan Poster ‘Omon-omon 19 Juta Lapangan Kerja’ Saat Gibran Lewat, Tiga Mahasiswa Sempat Ditangkap

Matawarta.com, JAKARTA– Sebanyak tiga mahasiswa ditangkap aparat lantaran diduga membentangkan poster ke arah iring-iringan Gibran saat iring-iringan menuju rumah makan di Jalan Kalimantan, Kota Blitar. Wakapolres Blitar Kota Kompol Subiyantana mengklaim tindakan itu sebagai pengamanan karena ketiganya ingin menerobos.

“Bahwa pada saat ada rombongan Wakil Presiden (Gibran) mau mengarah ke rumah makan Bu Mami tiba-tiba ada tiga orang yang mau menerobos barisan itu. Sehingga dari pengamanan untuk dipinggirkan supaya jangan sampai menerobos rombongan itu,” kata Subiyantana.

Ia menyebut ketiga orang itu juga membawa atau membentangkan sejumlah poster. Namun, alasan utama penangkapan tersebut bukan karena poster yang dibawa, tetapi tiga mahasiswa tersebut mau menerobos rombongan Gibran.

“Ya, informasinya mahasiswa itu membawa poster mau menerobos rombongan itu sehingga dihalau untuk dipinggirkan,” katanya.

Lagi pula, menurutnya penangkapan tersebut sudah sesuai prosedur pengamanan Wapres yang masuk dalam kategori Very Very Important Person (VVIP). Meski demikian, ia memastikan ketiga mahasiswa itu telah dipulangkan.

“Ketiganya ya sekarang ya sudah dipulangkan wong cuma dihalau aja suruh minggir saja,” pungkasnya.

Berdasarkan keterangan, Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jatim Moh Sholikhul Hadi, ketiga rekannya itu membawa spanduk bertuliskan Omon-omon 19 juta lapangan kerja?’, ‘Dinasti tiada henti’ dan lainnya.

Aksi rekannya tersebut disebut Hadi merupakan bagian dari bentuk aspirasi keresahan masyarakat.

“Mereka ingin membentangkan spanduk. Beberapa spanduk yang sudah disiapkan kawan-kawan itu ya untuk ketika Mas Gibran lewat itu supaya bisa melihat dan membaca gitu loh. Persoalan, salah satunya [soal janji] 19 juta lapangan pekerjaan dan lain sebagainya,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *