Matawarta.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan peringatan keras usai dugaan serangan drone yang menyasar Kedutaan Besar AS di Riyadh, Arab Saudi. Trump menegaskan respons dari Washington akan segera diumumkan.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam percakapan via telepon dengan jurnalis NewsNation, Kellie Meyer. Meyer kemudian membagikan kutipan percakapan tersebut melalui akun media sosial X miliknya.
“Dalam tanggapan awal atas serangan terhadap Kedutaan AS di Riyadh, Presiden Trump mengatakan kepada saya, ‘Anda akan segera mengetahuinya,’ ketika ditanya soal pembalasan,” tulis Meyer, seperti dikutip AFP, Selasa (3/3/2026).
Insiden tersebut terjadi setelah Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengonfirmasi kompleks Kedutaan Besar AS di Riyadh menjadi target dua pesawat nirawak. Otoritas setempat menyebut serangan itu memicu kebakaran terbatas di area gedung.
Menurut laporan Al Jazeera, pihak Saudi memastikan api berhasil dikendalikan dan kerusakan yang ditimbulkan bersifat ringan serta hanya berdampak pada material bangunan.
“Berdasarkan perkiraan awal, dua drone menyerang Kedutaan Besar AS di Riyadh, menyebabkan kebakaran kecil dan kerusakan material ringan,” ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi.
Ketegangan di kawasan memang belum mereda sejak operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut menargetkan fasilitas komando dan kendali militer, termasuk milik Korps Garda Revolusi Islam, lokasi peluncuran rudal balistik dan drone, pangkalan udara militer, serta sistem pertahanan udara Iran.
Operasi itu dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei. Situasi yang terus memanas ini memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik lebih luas di Timur Tengah. (mua)
