Matawarta.com, JAKARTA – Ketidakhadiran Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam Sidang Tahunan MPR 2026 menjadi perhatian. Megawati ternyata memiliki agenda lain yang disebut tidak bisa ditunda.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
“Ibu Mega tidak ada, Ibu Mega ada kegiatan hari ini yang tidak bisa ditunda,” kata Djarot.
Megawati sebelumnya masuk dalam daftar tokoh yang diundang dalam Sidang Tahunan MPR. Forum tersebut turut menghadirkan para presiden dan wakil presiden terdahulu, pimpinan lembaga negara, menteri, duta besar, hingga ketua umum partai politik.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani sebelumnya memastikan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama MPR, DPR, dan DPD digelar pada Jumat, 14 Agustus 2026, di kompleks parlemen, Senayan.
“Yang kita undang adalah semua presiden terdahulu, wakil presiden terdahulu, ketua MPR dan pimpinan MPR serta DPR dan DPD terdahulu, sama para menteri, duta besar, ketua umum-ketua umum partai kita undang semua,” ujar Muzani pada 5 Agustus 2026.
Sementara itu, Djarot juga menyinggung kemungkinan Megawati hadir dalam rangkaian agenda kenegaraan pada 17 Agustus 2026.
Menurut dia, Megawati selama ini memiliki tradisi memimpin upacara bendera di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta.
“Kalau 17 Agustus biasanya ibu Mega ada upacara di Sekolah Partai. Kita cek nanti ya, tapi tanggal 17 Agustus ibu Mega biasanya memimpin upacara bendera di Sekolah Partai,” tutur Djarot. (mua)
