Matawarta.com, JAKARTA – Piala Presiden 2026 ternyata meninggalkan catatan serius bagi Persija Jakarta. Bukan lini belakang atau sektor tengah, melainkan posisi striker yang kini menjadi sorotan tajam The Jakmania.
Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Aditya Putra, memberikan ultimatum kepada dua penyerang Macan Kemayoran, Gustavo Almeida dan Eksel Runtukahu. Keduanya diminta segera menunjukkan peningkatan performa saat Persija menjalani pemusatan latihan di Thailand.
Adit menilai Persija tidak bisa terus bergantung kepada striker yang gagal memberikan kontribusi maksimal di depan gawang. Jika hingga putaran pertama Super League 2026/2027 performa keduanya masih mengecewakan, The Jakmania menyarankan manajemen mengambil langkah tegas.
“Misalkan memang nanti di Liga (keduanya) enggak oke, ya mungkin di putaran kedua dibuang saja,” ujar Adit.
Sorotan terbesar tertuju kepada Gustavo. Penyerang asal Brasil itu hanya mampu mencetak satu gol dari lima pertandingan Persija di Piala Presiden 2026. Sementara Eksel lebih parah karena belum sekalipun mencatatkan gol.
Menurut Adit, buruknya produktivitas kedua striker tersebut menjadi salah satu kelemahan paling mencolok Persija selama turnamen pramusim.
“Yang paling mencolok itu kan sebenarnya adalah bagaimana performa striker, baik Gustavo maupun Eksel,” kata Adit.
Kekecewaan The Jakmania terhadap Eksel semakin memuncak setelah semifinal Piala Presiden 2026 kontra Persib Bandung. Eksel sebenarnya mendapat peluang emas ketika gawang Persib sudah kosong, tetapi tendanganny melambung di atas mistar.
Momen tersebut menjadi salah satu alasan The Jakmania meminta kedua striker segera berbenah. Adit menegaskan, kesempatan untuk membuktikan diri masih terbuka lebar selama masa persiapan di Thailand.
“Kalau memang kemarin Gustavo mainnya jelek, Eksel juga kurang bagus, seharusnya bisa bikin gol di pertandingan lawan Persib, ya kita kasih ultimatum, harus segera diperbaiki,” tutur Adit.
Bahkan, The Jakmania membuka opsi agar Persija meminjamkan kedua pemain tersebut apabila performa mereka tidak kunjung membaik dan ada klub lain yang berminat.
“Kalau memang ternyata ada klub yang minat untuk meminjam mereka, ya lebih baik juga dipindah ke klub lain,” ujar Sekretaris Umum The Jakmania periode 2023-2026 itu.
Persija sendiri kini memiliki waktu sekitar dua pekan untuk melakukan pembenahan di Thailand. Kompetisi Super League 2026/2027 akan dimulai pada 4 September, dengan Persija langsung menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda pada Sabtu (5/9).
Dengan ultimatum tersebut, Gustavo dan Eksel kini dituntut menjawab keraguan The Jakmania sebelum kompetisi resmi bergulir. (paz)
