APBN Jadi Penopang Kopdes Merah Putih: Gaji 30 Ribu Manajer Ditanggung Negara

Matawarta.com, JAKARTA – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) mendapat suntikan dukungan besar dari pemerintah. Negara memastikan gaji 30 ribu manajer koperasi tersebut akan ditanggung melalui APBN selama dua tahun pertama.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan skema pembiayaan itu telah diperhitungkan pemerintah. Meski jumlah manajer yang digaji mencapai puluhan ribu orang, Purbaya menyebut kebutuhan anggarannya tidak akan menjadi beban besar bagi negara.

“Penggajian manajer Kopdes sampai dua tahun ditanggung negara, ada hitungannya, enggak besar-besar amat,” ujar Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (10/9).

Dukungan APBN tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan Kopdes Merah Putih bisa beroperasi dan berkembang pada masa awal pembentukannya.

Purbaya berharap setelah memasuki fase operasional, koperasi-koperasi tersebut mampu menghasilkan keuntungan sehingga tidak lagi bergantung pada dukungan pemerintah untuk menjalankan kegiatan usahanya.

Lebih jauh, pemerintah menyiapkan Kopdes sebagai salah satu jalur distribusi barang subsidi. Skema ini diharapkan dapat memangkas mata rantai distribusi sekaligus mempersempit ruang terjadinya kebocoran subsidi.

Purbaya bahkan memproyeksikan negara bisa menghemat anggaran subsidi secara signifikan apabila distribusi melalui Kopdes berjalan sesuai rencana dan mendapat pengawasan ketat.

“Saya akan expect penghematan yang signifikan dari barang-barang subsidi yang sebelumnya banyak bocor dimanfaatkan orang,” katanya.

Untuk memastikan skema tersebut berjalan, pemerintah telah membentuk satuan tugas yang melibatkan Kementerian Keuangan, Badan Pengaturan BUMN, dan Kementerian Koperasi.

Bagi pemerintah, keberadaan Kopdes tidak hanya diarahkan untuk menjadi lembaga ekonomi di tingkat desa. Koperasi juga diharapkan menjadi ujung tombak distribusi sejumlah kebutuhan masyarakat sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi desa.

“Semuanya lewat Kopdes, dengan itu aja kalau dipastikan berjalan benar Kopdesnya sudah pasti untung itu,” ujar Purbaya.

Dukungan pemerintah terhadap Kopdes Merah Putih ternyata tidak hanya menyangkut penggajian manajer.

Purbaya sebelumnya mengungkapkan pemerintah juga akan memastikan pembayaran cicilan utang Kopdes kepada Himpunan Bank Negara (Himbara). Dengan skema tersebut, pemerintah menjamin tidak akan terjadi gagal bayar.

Pembayaran cicilan dilakukan Kementerian Keuangan setelah menerima surat permintaan pembayaran dari Kementerian Koperasi.

“Uangnya ada, kan selama ini dianggarkan. Jadi, bukan ABT, bukan dana bank, memang sudah ada disediakan,” kata Purbaya.

Cicilan kredit tersebut nantinya langsung ditransfer ke rekening Himbara sesuai permintaan Kementerian Koperasi. (mua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *