Alasan Bangkalan Jadi Tuan Rumah Puncak Harlah NU Ke-99

BANGKALAN – Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mengemukakan alasan dipilihnya Bangkalan sebagai tempat perayaan puncak harlah NU ke-99. Acara ini akan berlangsung pada 16-18 Februari 2022.

Gus Yahya menyatakan penetapan Bangkalan untuk menyuplai energi spiritual dalam tubuh NU. Apalagi ada tema besar harlah, yaitu menyongsong 100 tahun NU: merawat jagat, membangun peradaban.

Seperti diketahui Bangkalan merupakan tempat Syekh Kholil Bangkalan berasal. Ia merupakan sosok yang sempat dimintai nasehat dan dorongan spiritual oleh Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari sebelum mendirikan NU.

“Jadi NU butuh energi spiritual yang kokoh. Karena NU bukan hanya berurusan dengan dinamika fisik, tapi juga beragam dinamika sosial serta mental, dalam pergulatan umat manusia di seluruh dunia,” kata Gus Yahya.

Rangkaian harlah NU ke-99 diawali di Surabaya pada Rabu. Kemudian juga ada kegiatan di Jombang.

Berikutnya Kamis juga masih di Surabaya. Baru pada sore hari bergerak ke Bangkalan. Puncak Harlah Ke-99 NU di Madura ini sekaligus mengakhiri rangkaian Harlah versi masehi yang dihelat sejak 31 Januari 2022 di empat provinsi yang berbeda.

Empat provinsi itu adalah Balikpapan, Kalimantan Timur, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Palembang dan Muara Enim di Sumatera Selatan, dan terakhir Bangkalan, Madura di Jawa Timur.*(WAH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *