Indra Sjafri, Satu-satunya Orang ASEAN yang Dipilih FIFA Ikuti Technical Leadership Diploma

Kabar membanggakan datang dari sepakbola Indonesia. Direktur Teknik PSSI, Indra Sajfri mengikuti FIFA Technical Leadership Diploma. Dia menjadi orang asia satu-satunya yang dipilih oleh FIFA.

FIFA Technical Leadership Diploma adalah kualifikasi yang didesain dan diakui secara global untuk menciptakan standar industri dan menawarkan pengakuan kompetensi.

Program ini memang dikhususkan untuk Direktur Teknik yang bekerja dalam permainan dan akan mempersiapkan peserta untuk tantangan dan peluang berbeda yang dihadapi oleh anggota federasi dalam asosiasi.

Indra Sjafri mengatakan, Technical Leadership Diploma ini akan berjalan selama 18 bulan, dengan sesi online dan pertemuan yang dilakukan di empat negara.

Adapun pertemuan pertama telah terlaksana di Brasil pada 10-16 Mei 2023 lalu. Dan saat ini, pria asal Sumatera Barat itu sedang menjalani program Technical Leadership Diploma di Jepang.

“Saya sedang mengikuti kegiatan FIFA Technical Leaderdshop Diploma di Jepang. Ke depan Technical Director Federasi harus punya Diploma,” kata Indra Sjafri saat dihubungi wartawan, Rabu 6 Desember 2023.

“Saya terpilih menjadi salah satu dari 25 peserta di Dunia untuk edisi pertama kalinya diadakan FIFA dan Saya satu-satunya dari Asia Tenggara,” ujarnya, menambahkan.

Setelah lokakarya enam hari di Jepang, Indra Sjafri dan 24 peserta lainnya akan kembali menjalani program secara langsung di Belanda dan akan di tutup di Zurich sekaligus Graduation.

Diploma Kepemimpinan Teknis FIFA merupakan puncak dari Jalur Pendidikan Kepemimpinan Teknis FIFA yang juga mencakup okakarya Pengenalan FIFA untuk Pemimpin Teknis baru.

Kemudian Kepemimpinan/Pertukaran Pengetahuan FIFA bekerja sama dengan Skema Pengembangan Bakat FIFA (TDS), Lokakarya Kepemimpinan FIFA untuk Pemimpin Teknis, dan Jalur pendidikan online melalui Pusat Pelatihan FIFA

Seluruh 25 peserta yang tercantum di bawah ini menerima undangan pribadi untuk bergabung dalam program ini:

Aabed Alansari (Bahrain)
Ross Awa (Guam)
Indra Syafri (Indonesia)
Bassem Mohamad (Asosiasi Sepak Bola Lebanon)
Carles Romagosa (Asosiasi Sepak Bola Thailand)
Bhekisisa Boy Mkhonta (Eswatini)
Benjamin Kumwenda (Asosiasi Sepak Bola Malawi)
Jaqueline Shipanga (Asosiasi Sepak Bola Namibia)
Walter Steenbok (Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan)
Ali Mwebe (Federasi Asosiasi Sepak Bola Uganda)
Lyson Zulu (Asosiasi Sepak Bola Zambia)
Ivan Novella (Asosiasi Sepak Bola Kolombia)
Anton Corneal (Trinidad dan Tobago)
Luis Castro (Asosiasi Sepak Bola Argentina)
Stipe Pletikosa (Federasi Sepak Bola Kroasia)
Kay Cossington (Asosiasi Sepak Bola)
Janno Kivisild (Asosiasi Sepak Bola Estonia)
Marians Pahars (Federasi Sepak Bola Latvia)
Diana Bulgaru (Asosiasi Sepak Bola Moldova)
Andrew Gould (Asosiasi Sepak Bola Skotlandia)
Lili Bai (Konfederasi Sepak Bola Asia)
Jayne Ludlow (Manchester City Wanita)
Patricia Gonzalez (FIFA)
Buman-Uchral Bold (Federasi Sepak Bola Mongolia)
Ricardo Leão – Asosiasi Sepak Bola Brasil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *