Matawarta.com, JAKARTA– Hubungan antara dua mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Anies Baswedan belakangan semakin akrab. Juru Bicara PDIP Guntur Romli menilai kemesraan Ahok dan Anies sebagai rekonsiliasi psikologis.
“Pak Ahok dan Mas Anies memang lagi mesra-mesranya. Kami berpandangan itu bagus sebagai bentuk rekonsiliasi psikologis, kalau pemimpin rukun kan bagus,” kata Guntur kepada wartawan, Minggu (19/1/2025).
Ia pun lagi-lagi menyeret nama Presiden ketujuh Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap biang kerok polarisasi Ahok dan Anies. Kini, keduanya kembali akrab.
“Dua pemimpin yang berkontribusi nyata terhadap warga Jakarta, yang dulunya diadu domba dengan polarisasi oleh Jokowi. Untuk ke depannya saya kira Mas Anies dan Pak Ahok mengalir saja,” ujarnya.
Ahok dan Anies belakangan tampil bersama. Keduanya sempat mengaku akan memberikan kejutan.
Namun hingga saat ini, belum diketahui kejutan apa yang dimaksud. Guntur menyebut PDIP juga sedang menantinya.
“Belum (tahu apa kejutannya). Itu kejutan mereka berdua. Kami juga sedang menunggu kejutan itu,” katanya.
Sebelumnya, dua mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Anies Baswedan, kembali pamer keakraban. Keduanya bertemu lagi di acara peluncuran buku yang digelar di kawasan fX Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (18/1).
