Jokowi Bertemu Mantan Dosen UGM: Tawarkan Bantuan Hukum Terkait Tudingan Ijazah Palsu

Matawarta.com, JAKARTA– Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi) menawarkan bantuan hukum kepada Kasmudjo, mantan dosen Universitas Gadjah Mada yang ikut terseret dalam gugatan ijazah palsu.

Kasmudjo merupakan dosen pembimbing akademik semasa Jokowi kuliah di UGM. Ia digugat oleh Ir. Komardin, seorang advokat sekaligus pengamat sosial dari Makassar.

“Saya ke sana untuk mengonfirmasi apakah mungkin saya bisa bantu dari sisi tim hukumnya,” kata Jokowi.

Namun menurut Jokowi Kasmudjo sudah mendapat bantuan hukum dari Fakultas Kehutanan UGM.

“Ya, saya ke sana karena saya membaca beliau, Pak Ir Kasmudjo, kemudian Dekan Fakultas Kehutanan, Rektor UGM digugat. Beliau ini kan sudah sudah tua, sudah sepuh. Tapi ternyata sudah dibantu dari Fakultas Kehutanan UGM,” ujarnya.

Mantan Wali Kota Solo itu mengaku sempat bernostalgia dengan Ir Kasmudjo mengenai kuliah, saat bertemu. Jokowi menyebut dosennya itu memiliki kemampuan soal jenis dan sifat kayu.

“Ya, bicara mengenai pelajaran-pelajaran dulu. Karena beliau ini yang memegang penuh di lab-nya sama di teorinya mengenai struktur dan sifat kayu. Ngecek kayu satu persatu,” terangnya.

“Ini kayu apa, kayu jati. ini kayu apa, kayu mahoni. Baunya seperti apa. Beliau, Pak Kasmudjo itu jagonya,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi mengaku tak ada pembahasan ijazah palsu yang sedang dipersoalkan.

“Beliau ya biasa saja. Ya, memang ini sebetulnya hal yang ringan tetapi ya memang harus diselesaikan di ranah hukum karena kalau enggak berkepanjangan terus,” katanya.

Sebelumnya, Jokowi mengunjungi dosen pembimbing akademik semasa dirinya kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM). Jokowi mengatakan datang untuk bersilaturahmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *