FORNAS VIII 2025 Siap Digelar di NTB, Menpora Dito: Jadikan Olahraga Gaya Hidup Bangsa

Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025 dipastikan bakal digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 26 Juli hingga 1 Agustus mendatang. Hal ini dibahas dalam audiensi antara Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo dan jajaran Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional di rumah dinas Menpora, Jumat 11 Juli 2025.

Pertemuan ini menjadi momen penting untuk mematangkan kesiapan teknis dan logistik FORNAS VIII yang mengusung tema “Nusa Tenggara Barat, Kalah Menang Semua Senang” dengan semangat “Indonesia Aktif”.

“Hari ini kami ingin mempresentasikan kesiapan pelaksanaan FORNAS VIII di NTB, yang alhamdulillah telah melalui proses panjang koordinasi,” ujar Sekjen KORMI Nasional, Kemalsyah Nasution.


12 Ribu Peserta Siap Ramaikan NTB

Ketua Panitia FORNAS VIII, Ibnu Riza Pradipto, menyebut lebih dari 12.000 peserta dari 38 provinsi bakal ambil bagian. Mereka akan bertanding dalam 72 induk organisasi olahraga (Inorga) dengan total 1.152 nomor pertandingan, ditambah 13 inorga eksibisi dan 3 undangan khusus Gubernur NTB.

Gelaran FORNAS tahun ini akan tersebar di tujuh wilayah: Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, dan Bima.

“Upacara pembukaan akan digelar di Kantor Gubernur NTB, sementara penutupan direncanakan di eks Bandara Selaparang,” ujar Ibnu.

Sebagai maskot, panitia memperkenalkan “Si Mayung”, sosok humanoid dari Rusa Timorensis, satwa endemik NTB yang merepresentasikan keramahan, kebersamaan, dan semangat persahabatan antar peserta.


Menpora: Olahraga Jadi Gaya Hidup, Bukan Sekadar Kompetisi

Menpora Dito Ariotedjo menyambut positif kesiapan penyelenggaraan FORNAS VIII dan menekankan pentingnya menjadikan olahraga masyarakat sebagai bagian dari gaya hidup bangsa.

“Olahraga masyarakat memadukan budaya, histori, gotong royong, dan nilai-nilai lokal. FORNAS harus menjadi inspirasi nasional untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup,” kata Menpora Dito.

Tak hanya soal kebugaran, Dito menilai FORNAS juga berperan penting sebagai alat pemersatu bangsa sekaligus sarana promosi budaya dan pariwisata lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *