Puluhan Siswa di Cihampelas Bandung Barat juga Jadi Korban Keracunan MBG

Matawarta.com, JAKARTA- Puluhan siswa SMKN di Cihampelas, Bandung Barat, juga mengalami keracunan makan bergizi gratis (MBG). Korban hingga saat ini terus bertambah. 

Sebanyak 57 siswa mengalami gejala keracunan usai menyantap MBG pada Rabu (24/9/2025). MBG tersebut disalurkan dari Dapur SPPG Mekarmukti.

“Sampai saat ini korban sementara sebanyak 57 orang. Gejala yang dirasakan mulai dari perut mual, pusing, hingga lemas. Tidak ada korban meninggal dunia, namun siswa yang mengalami gejala masih terus berdatangan,” kata Kapolsek Cililin, AKP DMS Andriani.

Awalnya, korban berjumlah 45 siswa namun kini menjadi 57 anak. Mereka tengah mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Mereka dirawat antara lain di RSUD Cililin 13 orang; Puskesmas Cihampelas 6 orang; Puskesmas Cililin 7; orang; RSIA Azzahra Batulayang 7 orang; Klinik Yaki  1 orang; RSIA Anugrah AlZ 8 orang; Ruang UKS SMKN 1 Cihampelas 9 orang. Kemudian ada 7 orang yang sudah diperbolehkan pulang. 

Dalam menu MBG hari ini, makanan yang diberikan berupa ayam goreng, kentang rebus, telur rebus, pecel, dan pisang. Dari dapur SPPG Mekarmukti menyiapkan sebanyak 3.228 porsi makanan, yang kemudian dibagikan ke lima sekolah penerima, termasuk SMKN 1 Cihampelas dengan 1.407 porsi.

“Penyaluran makanan berasal dari MBG Yayasan Desa Wisata Quran Hamasah SPPG Mekarmukti. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan,” ujar Andriani.

Sebelumnya, Bupati Bandung Barat Jeje telah menetapkan status KLB usai ratusan siswa di beberapa sekolah keracunan di Cipongkor. Jumlah korban bahkan menembus 500 anak. (mua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *