Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 di Indonesia Arena menjadi ajang silaturahmi para pelaku industri olahraga Tanah Air. Momen tersebut terlihat saat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir berkeliling mengunjungi berbagai booth industri olahraga di area eksebisi Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (6/12) malam.
Didampingi Wakil Menpora Taufik Hidayat serta jajaran Kemenpora, Erick menyusuri area eksebisi lantai 1 dan 2. Sejumlah booth disambangi langsung, mulai dari produk perlengkapan olahraga, suplemen, fasilitas olahraga, hingga penyelenggara turnamen.
Dalam setiap kunjungannya, Erick terlihat akrab menyapa para penjaga booth. Ia juga menyempatkan diri berdialog untuk mengetahui produk dan layanan yang ditampilkan.
“Apa kabar? Sehat semua?” sapa Erick saat menghampiri salah satu booth di lantai dua.
Tak jarang, suasana cair tercipta lewat candaan Menpora. Saat mampir ke salah satu booth pakaian olahraga, Erick sempat melontarkan kelakar.
“Wah, merek pakaian ini logonya huruf E,” ucapnya sambil tersenyum.
Menpora Erick juga ikut mencoba berbagai aktivitas olahraga yang disediakan beberapa booth. Salah satunya permainan memasukkan bola basket dengan posisi membelakangi ring di booth minuman olahraga.
“Masuk kan? Dapat hadiah tidak?” ujar Erick dengan nada riang setelah bola berhasil masuk.
Tak hanya itu, Erick juga menyempatkan diri masuk ke photobooth dan mengajak Wamenpora Taufik Hidayat untuk berswafoto bersama. Ia bahkan mengajak pengunjung lain untuk ikut berfoto.
“Ayo yang lain juga ikut foto, berdua-berdua,” ajaknya.
Saat berkeliling, Erick bertemu dengan pesepak bola Timnas Indonesia, Thom Haye. Menpora kemudian mengajak gelandang tersebut untuk turut melihat langsung ragam aktivitas dan inovasi yang ditampilkan di ISS 2025.
Sepanjang kunjungan, Erick tampak ramah menyapa para pengunjung. Ia juga melayani permintaan foto bersama dari pelajar, atlet, hingga masyarakat umum yang memadati area pameran.
Indonesia Sports Summit 2025 digelar selama dua hari, 6–7 Desember, sebagai wadah kolaborasi lintas sektor antara pelaku olahraga, pemerintah, industri, serta generasi muda. Ajang ini diharapkan menjadi momentum penting dalam membangun ekosistem olahraga nasional yang maju, inklusif, dan berdaya saing global.
