Prabowo Putuskan Bermalam di Aceh, Janjikan Monitoring Ketat

Matawarta.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memilih tetap berada di Aceh semalaman setelah meninjau langsung penanganan bencana dan memimpin rapat koordinasi dengan jajaran menteri. Keputusan itu diambil agar ia bisa terus memantau perkembangan di lapangan tanpa jeda.

Rapat terbatas berlangsung hingga larut malam di Posko Terpadu Penanganan Bencana Aceh yang berlokasi di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025). Seusai ratas, Prabowo memutuskan bermalam di lokasi yang tidak jauh dari kompleks pangkalan udara tersebut.

Pagi harinya, Senin (8/12/2025), iring-iringan mobil kepresidenan terlihat memasuki kawasan Lanud. Maung Garuda Limousine RI 1 melintas pada pukul 08.20 WIB, menandai dimulainya rangkaian agenda presiden untuk hari itu.

Dalam ratas yang ia pimpin, Prabowo menegaskan pemerintah pusat akan hadir penuh dalam memastikan kebutuhan para korban terpenuhi secara cepat, tepat, dan tanpa kendala birokrasi. Ia juga mengingatkan Indonesia sudah berkali-kali ditempa bencana besar, tetapi selalu mampu bangkit melalui kekompakan.

“Kita pernah mengalami musibah-musibah besar. Dengan kerja sama dan kekompakan, kita mampu melewatinya,” ujar Prabowo.

Saat turun langsung ke beberapa titik bencana, Prabowo mengaku melihat sendiri bagaimana para petugas bekerja tanpa henti.

“Saya tanya prajurit-prajurit di lapangan, ada yang sudah 7–8 hari bekerja terus. Terima kasih,” ucapnya.

Prabowo memastikan dirinya akan rutin berada di daerah bencana, bukan hanya untuk memberi dukungan moral, tetapi juga untuk mengambil keputusan cepat berdasarkan situasi nyata di lapangan.

“Saya akan terus monitor. Mungkin setiap beberapa hari saya akan datang lagi ke daerah-daerah terdampak. Saya ingin dengar langsung kebutuhan di lapangan agar keputusan bisa cepat,” tegasnya.

“Saya ingin pastikan semua bantuan benar-benar sampai ke rakyat. Jangan ada yang tertinggal,” pungkasnya. (mua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *