Pramono Anung Kecam Aksi Pelajar Siram Air Keras di Cempaka Putih: Tindak Tegas Tanpa Kompromi!

Matawarta.com, JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecam keras aksi penyiraman air keras yang dilakukan tiga pelajar terhadap pelajar lain di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Ia menegaskan, tindakan tersebut merupakan bentuk kekerasan serius yang tidak boleh ditoleransi dan harus diproses hukum secara tegas tanpa kompromi.

Pramono menilai perbuatan itu sudah masuk kategori pidana berat, sehingga aparat penegak hukum diminta tidak ragu mengambil langkah tegas, siapa pun pelakunya.

“Siapapun yang melakukan tindakan itu, itu sudah tindakan kekerasan, saya minta untuk diambil tindakan tegas,” kata Pramono di kawasan Sedeng, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Menurut Pramono, usia pelaku tidak bisa dijadikan alasan untuk melonggarkan penegakan hukum. Ia menekankan tidak boleh ada toleransi terhadap aksi kekerasan yang membahayakan nyawa dan masa depan korban.

“Nggak ada kompromi untuk itu,” ujarnya.

Pernyataan keras Pramono muncul setelah video penyiraman air keras tersebut viral di media sosial. Insiden itu terjadi di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, pada Jumat (6/2) lalu.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat tiga pelajar berseragam sekolah berboncengan sepeda motor. Mereka sempat berhenti di pinggir jalan sebelum kembali melaju. Saat berpapasan dengan pelajar lain yang juga berboncengan dari arah berlawanan, salah satu pelaku diduga menyiramkan cairan dari botol ke arah korban.

Cairan tersebut mengenai salah satu pelajar, sementara ketiga pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Polisi telah mengamankan ketiga pelaku, dengan dua di antaranya masih berstatus di bawah umur. Penanganan perkara selanjutnya dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat. (mua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *