Biadab, Israel Ejek Kehancuran di Palestina

Sebuah video yang diunggah tentara Israel ke media sosial (medsos) menjadi viral, karena isinya mengolok-olok warga Palestina sambil memamerkan kehancuran besar yang terjadi di Gaza dengan latar belakang lagu yang mengejek.

Rekaman video tersebut merupakan yang terbaru dari serangkaian insiden yang melibatkan pasukan Israel, yang menggunakan platform seperti Instagram, TikTok, dan X untuk mengejek krisis kemanusiaan di wilayah Gaza.

Video tersebut telah dibagikan secara luas pada hari Kamis (14/3/2024), yang menampilkan kehancuran di lingkungan Gaza, menampilkan kobaran api, kebakaran, dan bangunan yang runtuh, disertai dengan musik latar dengan lirik yang berisi kalimat-kalimat ejekan.

“Saat matahari terbit, ada hantu yang masuk ke dalam rumah, ada setan yang terbangun, kamu dan aku tiba-tiba terbangun di malam hari,” demikian isi lagu tersebut.

Banyak pengguna internet yang mengecam tindakan tentara Israel tersebut sebagai tidak manusiawi dan pengecut. Sementara pengguna lainnya mendesak adanya intervensi internasional.

Younis Tirawi, jurnalis independen yang meliput politik dan keamanan di wilayah Palestina, mengatakan bahwa video tersebut bersama dengan versi serupa, diunggah langsung oleh tentara Israel untuk mencari perhatian publik.

Publikasi Israel N12 melaporkan awal bulan ini, bahwa pasukan di garis depan menggunakan ponsel mereka untuk merekam video semacam itu, yang kemudian dibagikan ke akun media sosial pribadi mereka.

“Video bertajuk semoga desamu terbakar atau seks di pantai Gaza, dua contoh yang paling menonjol didistribusikan dari akun TikTok tentara Israel,” tulis artikel tersebut.

Disebutkan, sikap seperti itu menyebabkan kerusakan yang sangat besar pada masyarakat. Karena menjadi arena propaganda di luar negeri.

Klip video pada Kamis itu adalah yang terbaru dari serangkaian video yang beredar online, memicu kemarahan jutaan pengguna.

Pada bulan Januari, seorang tentara pertahanan Israel (IDF) memposting video di TikTok yang menunjukkan pembakaran rumah di kamp pengungsi Al-Boreij di Gaza, disertai dengan remix dari lagu penggemar rasis yang terkait dengan klub sepak bola Beitar Yerusalem.

Demikian pula, sebuah video yang memperlihatkan tentara Israel membuat lelucon tentang berhubungan seks di pantai Gaza, sambil merokok dan makan makanan ringan di depan tahanan Palestina yang matanya ditutup di Jenin. Akibat video itu, para tentara Israel terkena sanksi dari komandannya.

Baru-baru ini, Sersan Israel Noam Amar memposting video yang mengejek warga Palestina yang diusir dari Rafah, menggunakan lagu anak-anak sebagai musik latar. Dalam sebuah pernyataan, juru bicara tentara Israel mengecam perilaku tentara tersebut, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut bukan dari nilai-nilai IDF.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *