Matawarta.com, JAKARTA – Operator kompetisi ILeague telah merilis pembagian 20 peserta ke dalam dua wilayah, Barat dan Timur, yang masing-masing dihuni 10 klub. Berikut ini daftarnya.
Kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia tersebut akan dimulai pada 18 September 2026. Waktu persiapan yang tersisa hanya sekitar satu bulan membuat setiap klub dituntut bergerak cepat untuk membangun skuad terbaik.
Salah satu persaingan yang paling mencuri perhatian muncul di Wilayah Barat. Semen Padang dan PSIS Semarang, yang baru saja terlempar dari Super League 2025/2026, harus segera bangkit jika ingin kembali ke kasta tertinggi.
Namun, Semen Padang dan PSIS harus berhadapan dengan tim-tim yang punya pengalaman panjang di sepak bola nasional, seperti Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, dan PSPS Pekanbaru.
Situasi tersebut membuat Wilayah Barat berpotensi menjadi arena pertarungan sengit sejak awal musim. Bukan hanya tiket promosi yang diperebutkan, tetapi juga gengsi klub-klub yang ingin membuktikan diri setelah mengalami masa sulit.
Sementara itu, Wilayah Timur menghadirkan duel yang tak kalah panas. Persipura Jayapura dan PSBS Biak bakal kembali bertemu dalam Derbi Papua. Rivalitas kedua klub diprediksi menjadi salah satu magnet terbesar Championship musim ini.
Kehadiran Persis Solo, Persela Lamongan, Barito Putera, hingga Persiba Balikpapan juga membuat persaingan di wilayah tersebut semakin sulit ditebak.
Nama De Red FC turut menjadi perhatian. Klub yang berafiliasi dengan PDI Perjuangan itu masuk Wilayah Timur dan akan menggunakan Stadion Gelora 10 November, Surabaya, sebagai markas.
Pembagian Championship Indonesia 2026/2027:
Wilayah Barat
Persiraja Banda Aceh
PSMS Medan
Semen Padang
PSPS Pekanbaru
Sumsel United
Persikad Depok
Adhyaksa Bekasi FC
PSGC Ciamis
PSIS Semarang
Persiku Kudus
Wilayah Timur
Kendal Tornado FC
Persis Solo
Persela Lamongan
Deltras FC
RANS Nusantara FC
De Red FC
Barito Putera
Persiba Balikpapan
PSBS Biak
Persipura Jayapura
