Prestasi Olahraga Indonesia Harus By Design, Bukan Lagi By Accident

Menpora Zainudin Amali menegaskan bahwa olahraga Indonesia harus berubah dalam hal pembinaan atlet. Karena itu, tak boleh lagi prestasi yang didapatkan karena tiba-tiba, bukan karena perencanaan yang matang.

Untuk pembinaan atlet, Menpora sudah menyiapkan Grand Design Olahraga Nasional. Dari program tersebut, pemerintah melakukan pembinaan dan mencari talenta-talenta atlet dari seluruh Indonesia.

Sebab, lanjut Amali, tidak boleh lagi prestasi olahraga lahir by accident tapi harus by design. Hal itu hanya bisa dicapai dengan memperbaiki pengelolaan dan manajemen olahraga dan itu sudah tertuang dalam Grand Design Olahraga Nasional. Salah satunya bekerjasama dengan penyedia big data.

“Kita bekerjasama dengan penyedia big data, untuk bisa memantau data di seluruh Indonesia. Saya sebut saja dengan PT Telkom, karena mereka yang ada datanya dan dari situ kita akan lihat mana potensi-potensi mana talenta-talenta,” ungkapnya.

Selain itu, dalam Grand Design Olahraga Nasional, pemerintah juga akan membangun atau menguatkan sentra-sentra pembinaan olahraga di berbagai daerah.“Di Grand Design Olahraga Nasional itu ada 10 sentra yang ada di seluruh Indonesia sesuai dengan karakteristik olahraga yang menonjol di daerah itu. Nanti kita akan jaring sebanyak mungkin para talenta-talenta kita dari dasar,” pungkasnya.

Dalam upayaa itu, Kemenpora akan bekerjasama dengan Kemendagri karena menaungi kabupaten/kota dan provinsi dan juga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek, sekitar 250.000 atlet dan talenta akan dijaring di tahap awal.

“Jadi ini yang kita lakukan, karena terus terang selama ini pembinaan kita itu tidak terdesain dengan bagus. Karena prestasi-prestasi yang ada itu by accident. Nah stop, kita tidak boleh lagi mendapatkan prestasi by accident harus by design,” pungkasnya. (luv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *