JAKARTA – Menpora Zainudin Amali memberi apresiasi atas rencana Bupati Gresik Fandy Akhmad Yani. Rencana itu adalah menggelar kejuaraan panjat tebing internasional.
Menpora ZA berpesan agar kejuaraan olahraga tersebut bisa terlaksana dengan baik. Apalagi olahraga panjat tebing banyak penggemarnya, sehingga punya masa depan yang cerah.
Bupati Gresik langsung datang menghadap Menpora di Gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu (30/3), untuk menyampaikan rencana kegiatan tersebut. Pertemuan berlangsung positif.
“Tapi coba koordinasikan agenda olahraga tersebut dengan Ketua Umum FPTI Yenni Wahid, agar pelaksanaannya berjalan maksimal dan baik,” kata Menpora ZA.
Saran lain yang diberikan Menpora adalah pembangunan fasilitas olahraga. Venue yang akan dipakai nanti, supaya memperhatikan tribune penonton, kemudian fasilitas penunjang lainnya.
“Pembangunannya harus baik dan memenuhi standar internasional. Perhatikan tribun penonton, juga harus dilengkapi kafe. Misalnya bisa dilihat fasilitas yang ada di kampus UNJ (Universitas Negeri Jakarta), disana bagus dan sudah saya tinjau,” kata Menpora.
Mengenai waktu penyelenggaraan, Menpora berharap Bupati Gresik bisa mengagendakan secepatnya. Supaya tidak kehilangan momentum.
“Karena panjat tebing merupakan satu di antara cabor yang masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional,” tutur Menpora.
Menanggapi semua saran dari Menpora, Bupati Gresik optimis bisa dijalankan. Termasuk berkoordinasi dengan Ketua Umum FPTI.
“Saya ingin di Gresik ada kejuaraan internasional seperti daerah lain misal di Lombok ada Moto GP. Nah saya ingin berbeda dan saya pilih panjat tebing. Di Gresik banyak atlet panjat tebing dan ini bisa menambah jam terbang mereka,” ujar Bupati Gresik.*(WAH)
