JAYAPURA – matawarta.com : Setidaknya 12 orang yang bekerja membangun jalan di provinsi Papua Barat diserang separatis bersenjata. Empat pekerja ditembak mati, demikian disampaikan juru bicara Polda Papua, Adam Erwindi, Jumat (30/9/2022).
Ia mengatakan kepada media setempat bahwa serangan itu terjadi pada Kamis malam. Sejumlah personel telah dikerahkan langsung ke lokasi untuk menyelamatkan korban lain yang masih belum ditemukan.
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, sayap bersenjata Gerakan Papua Merdeka (OPM), mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Serangan itu dianggap sebagai bagian dari perjuangan mereka untuk kemerdekaan dari Indonesia.
Pemerintah Indonesia dinilai telah melakukan kampanye genosida terhadap masyarakat adat di Papua. .
OPM telah mencari kemerdekaan melalui perang gerilya dalam beberapa dekade terakhir, menargetkan tentara, personel polisi serta warga sipil.*(WAH)
