Biaya Haji Rp69 Juta, Kemenag: Tak Bermaksud Bikin Susah Jemaah

MataWarta.com; JAKARTA – Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief mengatakan Kementerian Agama (Kemenag) sedang mencari biaya rasional yang tidak memberatkan jemaah haji 2023.

Latief menyebut, Kemenang tak pernah berniat untuk memberatkan jemaah dengan mematok biaya haji pada nilai Rp69 juta.

“Kami berbicara indikasi harga di luar negeri saat ini seperti ini. Ada beberapa faktor dan aspek komponen dalam menetapkan biaya,” kata Latief kepada pewarta.

“Biaya untuk penerbangan transportasi udara tinggi, kami ajukan sekian. Tapi nanti akan dikonfirmasi dengan mitra kami dari maskapai dari Arab Saudi,” sambungnya

Lebih lanjut, Hilman juga mengatakan pihaknya sedang mengoreksi komponen-komponen yang membuat biaya haji meningkat.

“Semua layanan, ada peningkatan apa saja di aspek A, segini 25 persen, ini 20 persen, nah kira-kira ujungnya berapa. Itu, kan, nanti dihitung lagi,” kata dia.

Menurut Hilman, pihaknya ingin keseluruhan biaya haji proporsional demi kebaikan pemerintah maupun DPR agar biaya haji terjangkau oleh masyarakat.

“Tapi di saat yang bersamaan kami ingin menjaga keuangan haji itu,” ujar Hilman.

Sebelumnya Kemenag sempat membuat heboh lantaran mengusulkan ke DPR agar BPIH nilai yang harus dibayar masing-masing calon jemaah haji Indonesia tahun ini adalah Rp69 juta.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *