Matawarta.com, JAKARTA – Fenomena “motor brebet” usai isi Pertalite di Jawa Timur bikin heboh jagat maya. Mesin mendadak tersendat, tarikan berat, bahkan ada yang mati total. Situasi ini membuat banyak bengkel di Bojonegoro hingga Sidoarjo mendadak penuh sesak.
Menanggapi kabar tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia angkat bicara. Ia memastikan pemerintah tak tinggal diam dan sudah menugaskan Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) untuk turun tangan melakukan pengecekan langsung di lapangan.
“Saya sudah minta Lemigas untuk cek kebenarannya. Sekarang mereka lagi bekerja, dan saya minta segera laporannya,” ujar Bahlil di Desa Wolaang, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (29/10/2025).
Bahlil mengaku kemungkinan laporan lengkap dari Lemigas akan ia terima begitu kembali ke Jakarta sore nanti.
“Tim sudah saya turunkan. Mungkin sore ini saya sudah dapat hasil laporannya,” tambahnya.
Keluhan motor mendadak brebet usai diisi Pertalite pertama kali mencuat di wilayah Bojonegoro dan Tuban. Dalam waktu singkat, bengkel-bengkel di dua daerah itu dipadati warga yang motornya mengalami gejala serupa. Tak butuh lama, kabar ini pun menyebar luas dan menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.
Salah satu mekanike bengkel di Bojonegoro mengaku 45 motor dengan keluhan mesin tersendat dan busi cepat mati. Namun setelah tangki dikuras, motor normal kembali.
Kejadian yang sama juga terjadi di Sidoarjo. Puluhan motor ramai memenuhi bengkel dengan mengalami gejala yang sama. (mua)
