Matawarta.com, JAKARTA- Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, angkat bicara soal beredarnya klaim siaran MBG TV yang ramai di media sosial. Ia menegaskan, program tersebut sama sekali bukan inisiatif maupun bagian dari Badan Gizi Nasional.
Menurut Nanik, klarifikasi telah dilakukan langsung kepada Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana. Hasilnya, pimpinan lembaga tersebut juga tidak mengetahui adanya program televisi bernama MBG TV yang disebut-sebut akan tayang di 13 provinsi.
“Bukan punya BGN. Kami tidak tahu-menahu soal MBG TV. Sudah saya konfirmasi ke Kepala Badan, beliau juga tidak mengetahui,” ujar Nanik.
Ia menekankan, seluruh konten maupun aktivitas yang mengatasnamakan MBG TV tidak memiliki hubungan apa pun dengan BGN. Untuk itu, lembaga tersebut tidak bertanggung jawab atas materi siaran yang beredar.
“”Tidak ada kaitannya dengan BGN dan kami tidak bertanggung jawab atas kontennya,” tegasnya.
Nanik juga mengingatkan, setiap pihak yang ingin membuat program atau tayangan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seharusnya lebih dulu meminta izin dan berkoordinasi dengan BGN agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Sebelumnya, jagat Instagram diramaikan dengan unggahan tentang peluncuran jaringan siaran bernama MBG TV. Dalam narasi yang beredar, program itu diklaim menggandeng 15 televisi terestrial, menjangkau 13 provinsi serta 98 kabupaten/kota, dan tersedia melalui layanan live streaming di situs JupnasGizi.com.
Unggahan tersebut juga menyebut MBG TV diinisiasi Forum Jupnas Gizi Indonesia sebagai media sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis dan telah diperkenalkan lewat audiensi bersama Badan Gizi Nasional di Jakarta. Namun, BGN memastikan tidak pernah memberikan mandat maupun keterkaitan apa pun terhadap program yang dimaksud. (mua)
