Matawarta.com, JAKARTA – Persija Jakarta akhirnya mengungkap alasan utama di balik keputusan merekrut Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru. Ambisi besar untuk meraih prestasi yang lebih tinggi membuat manajemen Macan Kemayoran memilih melakukan perubahan di kursi pelatih.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menjelaskan keputusan menunjuk Shin Tae-yong lahir dari evaluasi panjang yang dilakukan sejak kompetisi masih berlangsung.
Manajemen merasa Persija membutuhkan sosok dengan pengalaman dan kapasitas yang lebih besar untuk membawa tim mencapai target yang telah ditetapkan.
Menurut Prapanca, pencarian pelatih baru dimulai ketika Persija tengah menjalani musim kompetisi.
Meski Mauricio berhasil membawa tim bersaing di papan atas, manajemen menilai klub membutuhkan figur yang mampu mengangkat level permainan sekaligus membangun fondasi kuat untuk masa depan.
Pemilihan pelatih baru bukan diambil dalam waktu singkat, manajemen dan stakeholder sudah diskusi intens dan matang untuk melakukan evaluasi, diskusi, dan pencarian untuk menemukan sosok yang paling sesuai dengan visi dan misi Persija ke depan,” kata Mohamad Prapanca dalam sesi konferensi pers, Senin (8/6).
“Persija butuh figur dengan pengalaman level tertinggi, punya karakter kepemimpinan kuat, memahami sepak bola modern dan dapat membangun sepak bola modern berkelanjutan,”ujar Prapanca.
“Prosesnya cukup panjang, jadi mungkin di minggu ke 27 apa 25 saya lupa, kami melakukan diskusi intens di internal dan kami melihat perkembangan Persija saat itu dan kami memutuskan mendiskusikan soal head coach, pelatih kita saat itu, Mauricio (Souza), sudah berikan yang terbaik, tapi kami punya target cukup tinggi, sehingga kami mulai pencarian pelatih baru untuk musim 2026/2027 ini,” tuturnya.
Manajemen juga melihat Shin sebagai sosok yang mampu menghadirkan sepak bola modern dan menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan. Hal itu sejalan dengan misi Persija yang tidak hanya ingin meraih hasil dalam waktu dekat, tetapi juga membangun kekuatan tim dalam jangka panjang.
Karena alasan tersebut, Persija langsung mengikat Shin Tae-yong dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Klub berharap mantan pelatih Timnas Indonesia itu bisa menjadi motor utama dalam percepatan pembangunan tim, termasuk memaksimalkan potensi pemain muda yang dimiliki Macan Kemayoran. (mua)
