Matawarta.com, JAKARTA – Pemerintah menegaskan isu Demo Agustus yang ramai beredar di media sosial tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan situasi keamanan nasional hingga saat ini tetap kondusif dan berada dalam kendali aparat.
Djamari mengatakan berbagai informasi yang menampilkan narasi kerusuhan maupun kondisi Indonesia yang disebut tidak aman merupakan hoaks. Menurutnya, masyarakat tidak perlu mudah percaya terhadap unggahan yang belum jelas kebenarannya.
“Situasi dalam negeri sangat-sangat mantap dan perkembangan semua yang terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kita semua, kendali Panglima, kendali Kapolri, kendali BIN,” ujar Djamari.
Dia menegaskan video yang beredar di media sosial dan dikaitkan dengan aksi demonstrasi maupun kerusuhan di Indonesia bukan merupakan peristiwa yang sedang terjadi saat ini. Untuk itu, aparat kini menelusuri pihak-pihak yang diduga menyebarkan informasi palsu tersebut dan akan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.
“Video itu saya nyatakan tidak benar. Tidak ada di wilayah Indonesia, di tanah air kita, ada hoax-hoax yang seperti itu. Mungkin itu terjadi pada masa lalu. Pada saat sekarang ini ke depan tidak ada,” tegasnya.
Meski demikian, Djamari menegaskan pemerintah tetap menjamin kebebasan masyarakat untuk menyampaikan pendapat melalui aksi unjuk rasa. Dia menegaskan, demonstrasi merupakan hak warga negara selama dilaksanakan secara tertib dan tidak disertai tindakan anarkis.
“Aksi unjuk rasa tidak ada larangannya. Menyampaikan unjuk rasa adalah penyampaian pendapat dari masyarakat. Yang dilarang dan tidak diharapkan adalah tindakan-tindakan anarkis. Kalau unjuk rasa dengan tertib menyampaikan kritikan boleh-boleh saja,” katanya. (mua)
