matawarta.com, JAKARTA – Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Nasional Hayono Isman merasa senang. Presiden Joko Widodo mendatangani Peraturan Presiden (Perpres) Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) bertepatan dengan Haornas ke-38.
“Kita mendapat kabar baik bahwa Perpres tentang Desain Besar Olahraga Nasional dan olahraga bagi masyarakat sudah ditandatanganinya oleh bapak Presiden Joko Widodo kami senang, terharu, bahagia atas Perpres DBON ini,” ucapHayono Isman dalam sambutannya pada acara Launching Fornas 2022 secara virtual, Kamis (9/9/2021).
Menurut Hayono Isman, upaya yang telah dilakukan Menpora Zainudin Amali dengan adanya DBON, maka olahraga masyarakat kembali diperhatikan.
“Kami menyambut baik semangat bapak Menpora Zainudin Amali untuk mengembalikan prestasi olahraga Indonesia serta masuknya olahraga masyarakat ini dalam DBON, Insya Allah akan menghasilkan prestasi olahraga yang kuat,” tegasnya.
Hayono menyampaikan apresiasinya kepada Menpora Amali atas keberaniannya memberikan penghargaan kepada atlet-atlet yang meraih prestasi Olimpiade dan Paralimpiade.
“Untuk juara SEA Games kita sudah sering. Bagaimana bisa meraih prestasi yang lebih tinggi, di tingkat Olimpiade dan Paralimpiade. Fokus jawabannya,” kata Hayono Isman.
Kedepannya kita optimis cabang olahraga lainnya seperti angkat besi dan panahan bisa meraih mendali emas. Tidak terus mengandalkan cabang bukutangkis.
“Dengan begitu, harapan masyarakat sangat besar melalui Perpres Desain Besar Olahraga Nasional,” jelasnya.
Menpora Amali ingin meningkatkan kebugaran masyarakat. Hayono bertekad, melalui Kormi pihaknya bersama induk-induk olahraga masyarakat yang tergabung di Kormi untuk mewujudkan Indonesia bugar 2045.
“Di ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-100. Indonesia sudah menjadi bangsa yang bugar. Karena kalau bicara tentang SDM sudah unggul, tanpa didampingi kebugaran rasanya mustahil,” tqgsnya.
Menpora Amali berharap dengan meningkatnya kebugaran masyarakat dari hulu ke hilir, maka akan sangat mudah untuk mendapatkan talenta-talenta dan bibit-bibit atlet yang nantinya akan dibina untuk menjadi atlet internasional.
“Hanya dari masyarakat yang sehat dan bugar akan tumbuh atlet-atlet unggulan yang kita harapkan bisa berprestasi di tingkat Olimpiade dan Paralimpiade,” tuturnya.(mtc)
