Desakan Pembentukan Provinsi Papua Selatan Disampaikan kepada Mendagri

BOVEN DIGOEL – Masyarakat dari empat kabupaten di Papua telah menyampaikan keinginan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menko Polhukam Mahfud MD. Keinginan itu agar wilayah selatan Papua segera dimekarkan menjadi provinsi.

Menurut Bupati Merauke Romanus Mbaraka, pembentukan Provinsi Papua Selatan berkaitan dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan di wilayah Papua. Karena selama ini banyak orang di luar Papua yang menggeneralisir wilayah Papua selalu identik dengan wilayah konflik.

Sementara kenyataan tersebut berbeda dengan keadaan di Kabupaten Merauke yang terkenal aman, rukun, dan damai.

“Kami berharap agar wilayah ini minimal dia harus menjadi satu wilayah pemerintahan setingkat provinsi. Saya pikir ini merupakan suatu pendekatan kesejahteraan dan pendekatan keamanan, agar tidak semua orang menggeneralisir Papua bahwa ini ribut melulu, padahal yang ribut itu cuma satu dua kampung,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/3/).

Dijelaskannya, masyarakat di selatan Papua yang terdiri dari Kabupaten Merauke, Mappi, Boven Digoel, dan Kabupaten Asmat, secara total sangat setuju pemekaran ini dapat dilakukan dan dipercepat.

“Percepatan pemekaran karena berbagai alasan, terutama tentang upaya peningkatan pelayanan masyarakat, pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, sehingga pelayanan dan pemerataan pembangunan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Ia menyebut, dengan luas wilayah sekitar 179.437 km persegi, Papua di bagian selatan memiliki potensi yang besar terutama dari hasil bumi dan sumber daya alam lainnya untuk menggerakkan sektor perekonomian masyarakat.*(WAH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *