BANGKOK, matawarta.com – “Tidak ada yang mustahil begitu Anda berada di lapangan bulu tangkis. Apapun bisa dicapai.”
Bilqis Prasista mengambil pesan pra-pertandingan dari ayahnya yang merupakan satu di antara legenda bulu tangkis Indonesia, Joko Suprianto.
Secara harafiah akhirnya Bilqis mampu memperlihatkan magis itu. Dia sukses menaklukkan tunggal putri nomor satu dunia, Akane Yamaguchi.
Dalam pertandingan terakhir Grup A Uber Cup 2022, Bilqis Prasista diturunkan sebagai tunggal putri pertama. Perjuangannya diprediksi bakal berat, karena yang dihadapi adalah jagoan putri Jepang.
Namun Bilqis seolah cuek. Dia di luar dugaan berhasil menumbangkan Akane. Tunggal putri Jepang itupun dibuat tersedu-sedu usai pertandingan, menyesali kekalahan dari lawan dengan peringat antah berantah, 333 dunia.
Tahu berapa menit waktu yang dibutuhkan Bilqis untuk menumbangkan Akane? Hanya 35 menit. Dua game langsung dikunci dengan skor 21-19 dam 21-19.
“Saya tidak menyangka akan mengalahkan peringkat 1 dunia. Tapi saya punya cukup kepercayaan diri bahwa yang terbaik akan memberi saya sesuatu,” kata Bilqis yang masih berusia 18 tahun.
“Saya hanya ingin membuat Akane terus berlari dan menjauhkan shuttlecock darinya sesering mungkin. Itulah kuncinya.”
Terus bagaimana komentar Akane Yamaguchi yang dikatakan tadi bersedih hati?
“Saya adalah satu-satunya alasan kalah. Saya tidak mampu mengontrol pertandingan dengan baik,” kata tunggal putri tersebut.
Kemenangan Bilqis atas Akane pun menutup cerita kekalahan Indonesia dari Jepang di laga terakhir tadi. Skor 1-4.
Meski kalah Indonesia tetap lolos ke perempat final. Di babak 8 besar itu Indonesia sesuai hasil undian akan bertemu juara bertahan Cina.*(WAH)
