JAKARTA – matawarta.com : Anthony Albanese, PM Australia yang belum lama ini dilantik, memilih untuk hadir dalam penyelenggaraan KTT G20 di Bali. Itu berarti sikap Australia yang sempat ingin memboikot tidak jadi dilakukan.
Ancaman boikot itu disampaikan PM Australia yang sebelumnya, yaitu Scott Morisson. Waktu itu Australia mengikuti langkah negara-negara Blok Barat yang mengancam tidak datang, kalau Presiden Rusia Vladimir Putin hadir di Bali.
Alasannya karena Blok Barat menentang serangan militer Rusia ke Ukraina yang dianggap sebagai invasi. Hingga sekarang negara-negara barat masih tetap dengan pendirian atas ancaman boikot.
Namun PM Australia Anthony Albanese memastikan pihaknya akan datang. Terlepas dari apapun sikap Blok Barat.
“Saya akan menghadiri KTT G20 di Bali pada November mendatang. Saya melakukan itu karena G20 adalah momen kritis, di tengah ketidakpastian ekonomi global,” kata PM Anthony Albanese.
Pernyataan itu disampaikan PM Australia saat melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia. Ia menyatakan hal itu usai bertemu dengan Presiden Jokowi.
“Saya sudah menginformasikan kepada Presiden Jokowi, bahwa akan hadir di KTT G20 di Bali,” ucap PM Anthony Albanese, mengulangi pernyataannya.*(WAH)
